
Dear all,
Selamat pagi. Semoga semua berbahagia.
Setiap kali berhadapan dengan bayi yang imunisasinya “berantakan”, hati (saya) ini seperti ditusuk. Ke dokter setiap bulan, tetapi usia 6 bulan, imunisasinya belum lengkap.
KASUS PERTAMA
Umur 8 bulan baru mau PCV2.
Usia 7 bulan baru mulai PCV1.
KASUS KEDUA
Datang di usia 4,5 bulan. Minta imunisasi rotavirus.
W : Bu, dosis pertama kan seharusnya usia 2 bulan. Dosis pertama juga tidak boleh di usia lebih dari 14 minggu.
I : iya, Dok. Saya gak tahu. Tapi saya pernah minta sih ke dsa(dokter spesialis anak -red)nya. Dsa nya bilang, tidak perlu. Kan bayi ASI.
W : Itu sebabnya, imunisasi sebaiknya simultan. Kalau dipisah-pisah, ada vaksin yang bakal terlambat.
Di atas tadi, dua dari sekian banyak pasien yang imunisasinya “berantakan” gara-gara imunisasinya dicicil. Tidak simultan.
APA SIH IMUNISASI SIMULTAN ITU? APA BEDANYA DENGAN VAKSIN COMBO?
Istilah simultan, untuk pemberian vaksinnya (aspek teknis).
Istilah combo, untuk vaksinnya (aspek manufakturingnya, aspek pembuatannya).
Imunisasi SIMULTAN: Beberapa vaksin, diberikan bersamaan di satu saat.misalnya, usia 2 bulan, SIMULTAN Rotavirus 1, PCV1, DPT- HiB-polio-hep B.
Vaksin COMBO: vaksin yg diproduksi dalam bentuk gabungan beberapa vaksin. Misalnya, vaksin MMR, vaksin DPT-HiB-Polio
APA KEUNTUNGAN IMUNISASI SIMULTAN?
Banyak sekali! Antara lain:
1. Memberikan proteksi tepat pada waktunya.
Jadwal rekomendasi imunisasi merupakan hasil penelitian luar biasa panjang dan mahal. Tujuannya, menemukan jadwal yang memberikan proteksi terbaik. Nanti lebih detil di caping lain ya.
2. Hemat waktu, tenaga, uang. Efisien dengan buah yang baik (efektif).
3. Mengurangi risiko anak terpapar penyakit-penyakit dari pasien lain yang menunggu antrian di poliklinik. Dengan mengurangi angka kunjungan ke RS/Klinik, kita mengurangi risiko anak terpapar infeksi.
MENGAPA SULIT MEMPEROLEH IMUNISASI SIMULTAN?
Tidak sedikit orang tua yang mengeluh, sudah meminta imunisasinya agar simultan, tetapi ditolak.
Naah… pastikan sebelum ke RS anda membekali amunisi ilmu dan amunisi strategi.
Masih juga tidak bisa simultan, cari tenaga kesehatan lain yang bisa diajak bekerja sama dan bergandengan tangan.
Baca misconception immunization di cdc.gov.
APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA ADA VAKSIN YANG TERLAMBAT, BELUM DIBERIKAN?
Kejar secepatnya!!
Baca jadwal rekomendasi imunisasi CATCH UP di cdc.gov.
Jadi?
Semua imunisasi dasar harus selesai saat bayi berusia 6 bulan!
Jangan buat jadwal sendiri.
Imunisasi tidak simultan menyebabkan ada vaksin yang terlambat. Setiap kali menunda pemberian suatu vaksin, kita memposisikan anak pada risiko terkena infeksinya.
Biasakan mengenal masing-masing vaksin sebelum ke tenaga kesehatan. Baca VIS (Vaccine Information Sheet = lembar informasi vaksin) di cdc.gov.
Lindungi anak.
Lindungi keluarga.
Jadilah penjaga bumi yang bijak.
Wati
