Sangat penting bagi Anda untuk memlakukan praktek kebersihan dasar selama periode bencana. Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir yang telah direbus atau diberikan disinfektan (bahan pembunuh kuman). Air hangat adalah yang terbaik.
Kapan Anda harus ingat untuk mencuci tangan :
- Sebelum mempersiapkan makanan atau sebelum makan
- Setelah menggunakan toilet
- Setelah kegiatan di luar (misalkan ikut serta dalam pembersihan akibat bencana di lingkungan)
- Setelah berkontak dengan bahan yang terkontaminasi dengan air banjir atau air kotor
Saat air bersih tidak tersedia maka Anda dapat menggunakan produk pembersih tangan yang mengandung alkohol untuk mencuci tangan.
Air banjir dapat terkontaminasi kotoran / tinja dari septik tank atau sistem pembuangan air kotor yang meluap/rusak atau bahan kimia dari pabrik atau pertanian. Meskipun kontak kulit dengan air banjir tidak secara langsung memberikan risiko yang berbahaya namun terdapat risiko penyakit bila kita minum atau makan sesuatu yang terkontaminasi oleh air banjir. Jika Anda memiliki luka yang terbuka dan dapat terkena air banjir maka jaga luka anda sebersih mungkin dengan mencucinya menggunakan sabun untuk mencegah infeksi. Jika luka menjadi merah, bengkak dan mengeluarkan cairan maka segera hubungi tenaga kesehatan.
Orang tua perlu menjaga anak-anak agar jangan sampai terkena penyakit yang diperantarai oleh air. Jangan biarkan anak bermain di air banjir, kemudian selalu cuci tangan anak (terutama sebelum makan), dan jangan biarkan anak Anda untuk bermain dengan mainan yang telah terkontaminasi dengan air banjir dan belum dibersihkan dari kuman (disinfeksi). Anda dapat melakukan disinfeksi dengan menggunakan 1 cup pemutih untuk 5 galon air. Boneka berbulu dan mainan bayi tidak dapat didisinfeksi, mainan tersebut harus dibuang.
Sumber :
Tsunamis : Sanitation and Hygiene
