Pseudoefedrine memiliki efek simpatomimetik yang cukup kecil, biasanya terdapat dalam sediaan kombinasi dengan obat lainnya seperti antihistamin sebagai obat-obatan untuk batuk pilek. Tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak di bawah 2 tahun.
Perhatian : pada penderita hipertensi, gangguan jantung, diabetes, hipertiroid, peningkatan tekanan bola mata. Hati-hati pemberian pada gangguan hati dan gangguan ginjal.
Kehamilan :
Ditemukan cacat lahir pada pembentukan dinding lambung janin, pada pemberian di usai kehamilan lanjut.
Menyusui:
Sedikit saja yang lewat melalui ASI sangat membahayakan.
Kontraindikasi:
Mendapat pengobatan Monoamin Oxidase Inhibitor (golongan anti depresi) selama 2 minggu terakhir.
Efek samping :
Berdebar, denyut nadi meningkat, kegelisahan, susah beristirahat, sulit tidur, jarang: halusinasi, ruam, sulit BAK.
Indikasi dan dosis:
Kongesti saluran nafas atas :
– Anak 2-6 tahun : 15 mg, 3-4 kali sehari.
– Anak 6-12 tahun : 30 mg, 3-4 kali sehari.
– Anak 12-18 tahun : 60 mg, 3-4 kali sehari.
Evidence : WHO (World Health Organization) tidak menganjurkan penggunaan dekongestan pada anak-anak yang menderita Selesma karena Efektivitas dan keamanannya yang meragukan.
