Nystatin (nistatin)
(candistin, cazetin, enystin, fungatin, kandistatin, mycostatin, nymico, nystin)
| Golongan | Sediaan | Penyakit/indikasi | Alasan penggunaan |
| Antijamur | Tablet : 100.000 IU; 500.000 IU
Ovula : 100.000 U |
Pengobatan candidiasis kulit dan membrane mukosa | Efektif untuk pengobatan candidiasis oral, kulit dan vagina |
Indikasi:
Candidosis mulut (oral), esophagus, usus, vagina dan kulit
Kontraindikasi :
Perhatian :
Kehamilan dan menyusui
Kehamilan dan meyusui :
Kehamilan dan menyusui :
- Tidak ada informasi yang tersedia, tetapi penyerapan dari saluran cerna tidak signifikan
Interaksi :
Dosis :
Kandidosis oral, per oral, DEWASA dan ANAK >1 bulan, 100.000 U setelah makan 4x sehari biasanya untuk 7 hari; dilanjutkan selama 48 jam setelah lesi/gangguan menghilang
Candidosis sus dan esophagus, per oral, DEWASA 500.000 U 4x/hari; ANAK >1 bulan 100.000 U 4x/hari; dilanjutkan selama 48 jam setelah penyembuhan klinis
Candidosis vaginalis, per vaginal, DEWASA masukkan 1-2 ovula saat malam untuk paling sedikit 2 minggu
Cara pelarutan dan pemberian :
Efek yang tidak diinginkan :
Mual, muntah, diare pada dosis tinggi; iritasi mulut dan sensitisasi; ruam dan jarang terjadi: eritema multiforme (sindrom steven Johnson)
aciclovir
| Golongan | Sediaan | Penyakit/indikasi | Alasan penggunaan |
| Obat antiherpes | Bubuk injeksi : 250 mg (garam natrium) dalam vial
Tablet 200 mg |
Untuk pengobatan herpes genital primer; varicella-zoster luas pada pasien gangguan kekebalan tubuh; herpes simplex | Alternatif dalam jenis obat yang sama : valacyclovir |
| Antiinfeksi | Salap : 3% | Keratitis yang disebabkan herpes simplex |
Indikasi:
Pengobatan herpes genital primer; varicella-zoster yang meluas pada pasien dengan gangguan kekebalan tubuh; ensefalitis herpes simplex; infeksi herpes simplex pada mata
Kontraindikasi :
Perhatian :
Pertahankan hidrasi yang adekuat; pada gangguan ginjal; kehamilan; menyusui
Kehamilan dan meyusui :
Kehamilan :
- Tidak diketahui berbahaya- pabrik menyarankan penggunaan hanya jika pertimbangan manfaat jauh lebih besar dari risiko; penyerapan terbatas dari sediaan acyclovir topical
Menyusui :
- Jumlah yang bermakna di ASI setelah pemberian sistemik- tidak diketahui berbahaya tetapi pabrik menyarankan perhatian (caution)
Interaksi :
| Siklosporin | Meningkatkan risiko nefrotoksik saat aciklovir diberikan dengan siklosporin |
| Sitotoksik | Konsentrasi acyclovir dalam darah ditingkatkan oleh mycophenolate, konsentrasi mycophenolate yang tidak aktif dalam darah juga meningkat |
| Probenesid | Pengeluaran acyclovir diturunkan oleh probenesid (meningkatkan kadar dalam darah) |
| Tacrolimus | Mungkin meningkatkan risiko kerusakan ginjal saat acyclovir diberikan dengan tacrolimus |
Dosis :
Pengobatan herpes simplex (termasuk herpes genitalis), per oral, DEWASA dan ANAK lebih dari 2 tahun, 200 mg (400 mg pada gangguan kekebalan tubuh atau jika penyerapan terganggu) 5 x sehari, biasanya selama 5 hari 9lebih lama jika lesi baru muncul selama pengobatan atau penyembuhan tidak lengkap); ANAK dibawah 2 tahun, setengah dosis dewasa
Pencegahan herpes simplex yang berulang, per oral, DEWASA 200mg 4x sehari atau 400 mg 2 x sehari kemungkinan diturunkan menjadi 200 mg 2-3x sehari dan diherntikan setiap 6-12 bulan untuk penilaian ulang.
Profilaksis herpes simplex pada orang dengan gangguan kekebalan tubuh, per oral, DEWASA dan ANAK > 2 tahun, 200-400 mg 4 x sehari; ANAK < 2 tahun, setengah dosis dewasa
Pengobatan cacar air, per oral, DEWASA 800 mg 4- 5 x sehari selama 5-7 hari; ANAK < 2 tahun 200 mg 4 x sehari, 2-5 tahun 400 mg 4 x sehari, > 6 tahun 800 mg 4 X sehari.
Pengobatan herpes zoster, per oral, DEWASA 800 mg 5 X sehari selama 7-10 hari
Pengobatan herpes simplex pada gangguan kekbalan tubuh, herpes genital awal yang berat, infuse intravena, DEWASA dan ANAK > 12 tahun 5 mg/kg setiap 8 jam umumnya untuk 5 hari
Pengobatan varicella-zoster, infuse intravena, DEWASA dan ANAK > 12 tahun 5 mg/kg setiap 8 jam selama 5-7 hari (dosis digandakan pada gangguan kekebalan tubuh); NEONATUS dan BAYI samapi usia 3 bulan (dengan herpes simplex diseminata), 20 mg/kg setiap 8 jam untuk 10-14 hari (21 hari jika keterlibatan system saraf pusat); ANAK 3 bulan-12 tahun; 250 mg/m2 tiap 8 jam selama 5 hari.
Pengobatan ensefalitis herpes simplex, varicella-zoster pada gangguan kekebalan tubuh, infuse intravena, DEWASA dan ANAK >12 tahun 10 mg/kg tiap 8 jam; ANAK 3 bulan-12 tahun, 500 mg/m2 tiap 8 jam; umumnya diberikan sedikitnya 10 hari pada ensefalitis, dapat selama 14-21 hari
Cara pelarutan dan pemberian :
Tergantung pabrik pembuat
Efek yang tidak diinginkan :
Mual, muntah, nyeri perut, diare, sakit kepala, lelah, ruam, urtikaria, gatal-gatal, fotosensitif; sangat jarang: hepatitis, jaundice, dispnea, reaksi neurologis (termasuk pusing, kebingungan, halusinasi, mengantuk), gagal ginjal akut, anemia, trombositopenia, leucopenia; pada infuse intravena, peradangan local yang berat (kadang bisa berakibat ulkus), dan sangat jarang: demam, agitasi, tremor, psikosis.
(YSK)
Sumber :
http://apps.who.int/emlib/Medicines.aspx?Language=EN
British National Formulary ed.57 March 2009
