Kamu bisa menjadi pahlawan untuk menyelamatkan antibiotik, supaya antibiotik tidak dimusnahkan oleh bakteri jahat.
Jangan gunakan antibiotik untuk batuk pilek.
Apabila kamu batuk pilek, kamu sedang diserang oleh virus. Jangan minum antibiotik saat kamu batuk pilek. Antibiotik tidak akan membunuh virus, antibiotik kan membunuh bakteri-bakteri baik yang merupakan sahabat kita.
Apabila kamu tidak enak badan, hidung meler, serta batuk-batuk, mintalah ibumu membuatkan sup hangat. Beristirahatlah di rumah supaya kamu tidak menyebarkan virus di sekolah. Jangan pernah minum antibiotik saat kamu batuk pilek. Rajinlah mencuci tangan, dan tutuplah mulutmu jika bersin atau batuk.
Jangan gunakan antibiotik untuk diare cair
Apabila kamu sakit perut dan buang air besar lebih sering (mencret-mencret), mintalah ibumu untuk membuatkan kamu oralit, minumlah oralit setiap mencret. Oralit adalah cairan yang rasanya sedikit manis, sedikit asin, oralit akan membuat tubuhmu tidak lemas dan tidak kekurangan cairan. Kamu tidak perlu minum antibiotik karena diare pada anak-anak sebagian besar disebabkan oleh virus, dan kita tahu antibiotik tidak dapat membunuh virus. Bukankah kita sepakat bahwa tidak boleh menggunakan senjata sembarangan? Mintalah ibumu untuk membawamu ke dokter jika tinjamu berdarah.
Jangan gunakan antibiotik untuk luka ringan.
Kamu pasti suka sekali main bola atau bersepeda. Mungkin kamu juga pernah terjatuh dan lecet. Apabila kamu terluka dan berdarah, cucilah lukamu itu dengan air bersih dan antiseptik. Kamu tidak perlu minum antibiotik untuk luka ringan, tapi sangat penting untuk membersihkan luka. Apabila kamu tidak membersihkan lukamu dengan baik, lukamu akan diserang oleh bakteri jahat dan dapat membusuk. Kamu dapat mejaga lukamu supaya cepat sembuh dan tidak membusuk dengan membersihkannya dan memberikan antiseptic, BUKAN dengan minum antibiotik.
Kamu juga dapat menjadi pahlawan dengan menceritakan ini kepada teman-temanmu..
Mari selamatkan antibiotik.. (win)
