(atrovent)
Indikasi : Asma kronik, penyakit paru obstruktif kronik
Kontraindikasi : hati-hati penggunaan pada penderita hipertrofi prostat, glaukoma. pemantauan medis perlu dilakukan pada dosis pertama pemberian dengan nebulasi berkaitan dengan bronkospasme paradoxial.
Kehamilan : tidak diketahui batas keamanannya.
Menyusui : dalam jumlah kecil melalui ASI, tidak dianggap berbahaya bagi bayi.
Dosis :
- Asma kronik, penyakit paru obstruktif kronik (inhalasi)
- Dewasa : 2-40 mikrogram, 3-4 kali sehari.
- Anak sampai 6 tahun : 20 mikrogram, 3 kali sehari.
- Anak 6-12 tahun : 20-40 mikrogram, 3 kali sehari
– Penyakit paru obstruktif menahun (nebulasi)
v Dewasa : 250-500 mikrogram, 3-4 kali sehari
– Bronkospasme akut (nebulasi)
v Dewasa : 500 mikrogram, diulangi jika perlu.
v Anak sampai usia 6 tahun : 125-250 mikrogram, maksimum 1 mg per hari.
v Anak 6-12 tahun : 250 mikrogram, maksimum 1 gram sehari.
Sediaan :
Inhalasi 20 mikrogram perdosis
Efek Samping :
Mulut kering, sulit BAK, sulit BAB, denyut jantung meningkat, gangguan irama jantung.
