Indikasi : terapi malaria palcifarum tanpa komplikasi, digunakan sebagai terapi kombinasi dengan obat lain. terapi malaria palcifarum berat apabila kina tidak efektif.
Kontraindikasi : kehamilan trimeseter pertama.
Perhatian : jika digunakan secara tunggal (tanpa kombinasi dengan obat lain) dapat menimbulkan kekambuhan pada pasien dengan kekebalan yang rendah. Dapat menimbulkan pusing, hati-hati saat menggunakan obat ini jika akan melakukan kegiatan yang memerlukan ketelitian.
Kehamilan : hindari penggunaan pada trimester pertama.
Menyusui : tidak ada data tentang penggunaan artesunate pada ibu menyusui.
Dosis :
Peroral : dewasa dan anak di atas 5 bulan, 4 mg/kg perhari selama 3 hari.
Injeksi intravena ataupun intramuscular :
Dewasa 2.4 mg/kg, diulangi 12 jam kemudian sebanyak 2 kali, lalu dilanjutkan dengan 1 kali sehari.
Cara pelarutan : asam artesunate dilarutkan dalam Natrium bikarbonat 5% (membentuk Natrium artesunate) kemudian dilarutkan lagi dengan glukosa 5% sebelum disuntikan.
Sediaan :
– Sediaan injeksi : 60 mg artesunate
– Tablet 50 mg
Efek Samping :
Sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut, diare, pusing, telinga berdengung, kelainan EKG, neutropenia, peningkatan enzim hati.
