(forcanox, fungitrazol, itzol, mycotrazol, nufatrac, petrazol, sporacid, sporanox, sporax, spyrocon, trachon, tracor, unitrac)
Itrakonazole aktif melawan berbagai jenis jamur kulit. Sediaan dalam bentuk kapsul diserap dengan baik di saluran cerna dalam suasana asam.
Indikasi : lihat pada penjelasan dosis.
Kontraindikasi : profiria akut.
Perhatian : pada wanita hamil dan menyusui, gangguan fungsi ginjal dan fungsi hati. Potensi kuat merusak hati, hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain yang mengganggu fungsi hati. Pasien harus diedukasi mengenali tanda-tanda yang mungkin berkaitan dengan gangguan fungsi hati seperti mual,muntah,nafsu makan menurun, lemas, nyeri perut, tampak kuning, urin gelap.
Dosis :
- Kandidiasis oral : 100 mg satu kali sehari (200 mg pada pasien AIDS atau neutropenia) selama 15 hari.
- Kandidiasis vaginal : 200 mg dua kali sehari selama 1 hari.
- Pityriasis versicolor (panu) : 200 mg sekali sehari selama 7 hari.
- Tinea corporis (kurap di badan), tinea cruris (kurap di bagain paha atau betis) : 100 mg sekali sehari selama 15 hari atau 200 mg sekali sehari selama 7 hari.
- Tinea pedis (kutu air di kaki), tinea mannum (kutu air di tangan) : 100 mg sekali sehari selama 30 hari atau 200 mg dua kali sehari selama 7 hari.
- Onikomikosis (jamur kuku) : 200 mg sekali sehari selama 3 bulan atau bersiklus. Satu siklus 200 mg dua kali sehari selama 7 hari, diulangi setelah 21 hari. Kuku jari tangan: dua siklus. Kuku jari kaki : 3 siklus.
- Histoplasmosis : 200 mg 1-2 kali sehari.
- Aspergillosis sistemik, kandidiasis dan infeksi cryptococcus:
- Peroral : 200 mg sekali sehari. (candidiasis 100-200mg sekali sehari). Dapat ditingkatkan sampai 200 mg dua kali sehari pada infeksi cryptococcus yang luas dan menyebar atau cryptococcus meningitis.
- Infus intravena : 200 mg setiap 12 jam selama 2 hari kemudian 200mg sekali sehari maksimal 12 hari.
Sediaan :
– Kapsul 100 mg
– Syrup 10 mg/ml, 150 ml
– Sediaan untuk infus : 10mg/ml, 25 ml
Interaksi obat:
– lihat tabel interaksi antifungal triazole.
Efek Samping : iritasi lokal
