Dear doktors and Sps,
Maaf kalau sebelumnya pernah dibahas di milis, ini pertanyaan titipan dari temen kantor.
Dia sudah 2 minggu ini BAB dengan bercak darah (tidak banyak), tidak di sertai keluhan sakit, mulas, panas dsb. Dia memang termasuk susah BAB, bisa 3-4 hari sekali dan sudah berusaha mengubah pola makan dengan banyak makan sayuran dan minum banyak air putih tapi kok juga belum banyak berubah yaa? Please dong sarannya…

Kira2 kenapa ya ada darah di feces? Karena dia tidak wasir/ambeien.
Kalau perlu ke dokter, spesialis apakah yang cocok? Kalau mau observasi gimana caranya?
Thanks sebelumnya..

JAWABAN

Karena konstipasi itulah makanya ada darah di tinjanya. Tidak usah ke dokter, coba ubah pola hidupnya.

Dijawab oleh: Wati

Debi

Dokter Purnawati Yang terhormat, sebelumnya saya ucapkan terimakasih..Anak saya berumur 2 tahun 3 bulan dengan berat badan 19,4 kg. Jenis kelamin laki-laki. Selama ini mengalami susah buang air besar. Kalau ingin buang air sampai menangis dan biasanya baru mau keluar setiap 3 hari sekali.
Dan memang apabila makan Dia tidak mau mengunyah makanannya. Jadi saya berikan nasi yg agak lembek dan berkuah. Apakah dokter bisa memberi solusi untuk PUPnya yang jarang keluar menjadi mudah. Karena buah sudah saya beri 2x sehari.Dan bagaimana caranya agar anak mau mengunyah makanannya.Terima kasih

JAWABAN

Dear Deby, Thanks buat emailnya, tapi nama saya purnamawati bukan purnawati hehehe. Penyebab BAB sulit alias konstipasi adalah kurangnya serat dalam makanan dan kurangnya asupan cairan. Usul saya:Perbanyak sayur dan buah (bukan jus buah ya)Berikan yogurt dan makanan berserat tinggi lainnya seperti oatmeal, brown bread Kurangi susu. Kayaknya anakmu agak kegemukan ya? Pastikan ia minum banyak Setiap hari, buat jadwal BAB yg reguler dan konsisten misalnya setiap pagi, anakmu mesti duduk di closet selama 10 menit. Meski dia tidak BAB sekalipun, jadikan itu kebiasaan Butuh waktu memang, karena biasanya problemnya berlangsung sudah cukup lama, tapi sabar ya. Gak usah kasih obat apa-apa yaSoal makan mengunyah, kalau bisa ajak anak yg lebih besar makan di rumahmu sama-sama anakmu dan perlihatkan bagaimana cara mengunyah makanan yang benar. Kalau dia sudah sekolah kamu juga bisa minta guru untuk mengajarkannya. Biasanya anak sangat mendengar kata-kata gurunya.
Good luck

Dijawab oleh: Wati

Share artikel ini: