Indikasi: xeroftalmia, campak, diare2. Untuk ibu hamil, vitamin A dapat diberikan dalam dosis kecil (tidak lebih dari 10.000 IU/hari).

Perhatian: tidak boleh diberikan pada ibu hamil dalam dosis besar karena bersifat teratogenik.

Dosis:

Pencegahan defisiensi vitamin A, per oral:

  • Dewasa: 200.000 IU tiap 6 bulan
  • Ibu hamil: maksimal 10.000 IU sekali sehari atau maksimal 25.000 IU 1x semingu
  • Bayi <6 bulan: 50.000 IU
  • Bayi 6-12 bulan: 100.000 IU tiap 4-6 bulan, bisa diberikan saat vaksinasi campak
  • >1 tahun: 200.000 IU tiap 4-6 bulan. Dosis tambahan dapat diberikan pada anak yang sedang terkena campak.

Terapi xeroftalmia, per oral:

  • Bayi <6 bulan: 50.000 IU saat terdiagnosis, diulang esok harinya dan 2 minggu kemudian
  • 6-12 bulan: 100.000 IU saat terdiagnosis, diulang esok harinya dan 2 minggu kemudian
  • Anak >1 tahun dan dewasa (termasuk wanita dengan gejala xeroftalmia berat): 200.000 IU saat terdiagnosis, diulang esok harinya dan 2 minggu kemudian
  • Wanita dewasa dengan gejala xeroftalmia ringan, misalnya rabun senja: 5000-10000 IU per hari minimal selama 4 minggu, atau hingga 25.000 IU per minggu.

Sediaan:

  • Kapsul 50.000 IU, 100.000 IU, 200.000 IU
  • Larutan minyak oral: 100.000 IU
  • Tablet salut gula: 10.000 IU
  • Injeksi: 100.000 IU dalam ampul 2 ml

Efek samping: pada dosis besar dapat menyebabkan kelainan kongenital, peningkatan tekanan sementara dalam rongga kepala pada dewasa, ubun-ubun menonjol pada bayi. Dosi massif menyebabkan kulit kasar, rambut kering, pembesaran hati, peningkatan kalsium, alkali fosfatase serum dan laju endap darah.

Share artikel ini: