(Brafilex tetes mata, Isotic Tobryne tetes mata, Tobrex tetes mata)

Tobramisin memiliki aktivitas yang sama dengan gentamisin. Namun tobramisin lebih efektif terhadap pseudomonas aeruginosa, meskipun dalam beberapa jenis kuman gram negatif lainnya, tobramisin kurang efektif dibandingkan dengan gentamisin.

Indikasi    : (lihat gentamisin)

Kontraindikasi  : (lihat gentamisin)

Perhatian khusus untuk penggunaan dengan inhalasi :

–          Berikan obat inhalasi lain sebelum pemberian tobramisin.

–          Monitor spasme bronkus (penyempitan saluran nafas) pada dosis awal.

–          Hitung peak flow (aliran udara pernafasan) sebelum dan sesudah pemberian obat.

–          Jika terjadi spasme bronkus, ulangi dengan bronkodilator.

–          Monitoring fungsi ginjal sebelum pengobatan dan setiap tahun.

Dosis :

–          Melalui suntikan intramuskular atau infus atau injeksi lambat intravena (3-5 menit) :

  • 3 mg/kg perhari terbagi dalam 3 dosis, setiap 8 jam.
  • Anak 1 bulan –12 tahun : 2-2.5 mg/kg setiap 8 jam
  • Anak 12 – 18 tahun 1 mg/kg setiap 8 jam.
  • Untuk infeksi berat 5 mg/kg perhari terbagi dalam bebrapa dosis 6-8 jam sekali. Turunkan dosis sampai 3 mg/kg segera setelah terjadi perbaikan klinis.
  • Dosis tunggal melalui injeksi intravena :
    • Anak 1 bulan – 18 tahun dosis awal 7mg/kg lalu disesuaikan dengan kadar antibiotik dalam darah.

–          Untuk infeksi saluran kemih :

  • Melalui suntikan intramuskular. 2-3 mg/kg perhari sebagai dosis tunggal.

–          Neonatal Sepsis :

  • Melalui suntikan intravena lambat 3-5 menit
    • Neonatus < 32 minggu usia kehamilan : 4-5 mg/kg setiap 36 jam
    • Neonatus > 32 minggu usia kehamilan : 4-5 mg/kg setiap 24 jam
  • Dosis multiple sehari dengan suntikan intramuskular atau infus :
    • Neonatus kurang dari 7 hari : 2 mg/kg setiap 12 jam
    • Neonatus 7-28 hari : 2-2.5 mg/kg setiap 8 jam

–          Infeksi paru akibat kuman pseudomonas pada cystic fibrosis

  • Dosis multiple melalui injeksi lambat intravena 3-5 menit
    • Anak 1 bulan –18 tahun : 8-10 mg/kg perhari dibagi dalam 3 dosis
  • Dosis tunggal perhari melalui infus 30 menit
    • Anak 5 – 18 tahun, dosis awal 10 mg/kg (max 660 mg) kemudian disesuaikan dengan kadar dalam darah.
  • Melalui inhalasi
    • Anak 6-18 tahun  300 mg setiap 12 jam selama 28 hari, dapat diulangi setelah 28 hari berikutnya.

Sediaan     :

–          Injeksi 40 mg/ml (vial 1 ml, 2 ml, 6 ml)

–          Larutan nebulasi : 60 mg/ml (sediaan 5 ml)

Cara pemberian :

–          Untuk infus intravena, larutkan dalam glukosa 5% atau NaCl 0.9%, diberikan selama 20-60 menit.

Interaksi obat : lihat tabel aminoglikosida

Efek Samping    : (lihat gentamisin)

Efek samping penggunaan inhalasi : gangguan pita suara, batuk, spasme bronkus, luka dimulut.

Share artikel ini: