1. Apakah saya perlu menggunakan masker N95?

Masker N95 tidak dibutuhkan pada paparan jangka pendek, seperti dari rumah ke sekolah atau ke tempat kerja, bepergian dari halte bus ke tempat perbelanjaan. Masker N95 tidak dibutuhkan di dalam ruangan. Seseorang yang sehat yang harus berada di luar ruangan selama beberapa jam saat kualitas udara berbahaya (PSI>300) dapat mengurangi risiko paparan dengan menggunakan masker N95.

2. Bagaimana dengan kelompok yang rentan? Apakah mereka harus menggunakan masker untuk melindungi mereka?

Perlindungan yang terbaik untuk kelompok dengan penyakit paru kronik atau penyakit jantung, lanjut usia dan wanita hamil adalah dengan menghindari atau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara tidak sehat (PSI>200). Mereka harus menggunakan masker bila berada di luar ruangan selama beberapa jam, mereka dapat mengurangi risiko paparan dengan menggunakan masker N95.

Anda dapat membuka sebentar masker N95 bila tidak nyaman. Orang lanjut usia, perempuan hamil dan orang dengan penyakit paru dan gangguan jantung yang mengalami kesulitan bernapas saat istirahat atau beraktivitas harus konsultasi dengan dokter apakah mereka harus menggunakan masker N95.

Perempuan pada trimester ke-2 atau ke-3 sudah mengalami pengurangan volume paru atau gangguan bernapas. Mereka harus berhenti menggunakan masker N95 bila mereka merasa tidak nyaman.

3. Apakah masker N95 memberikan perlindungan yang baik terhadap kabut asap? Apakah melindungi terhadap PM2,5?

Masker N95 akan bekerja dengan baik bila digunakan dengan tepat di wajah pemakai masker. Dengan memakai secara tepat (tidak longgar) maka sebagian besar udara pernapasan pemakai masker harus melalui filter dan tidak melalui celah antara masker dan wajah pemakai masker. Asap dapat mengandung partikel halus berukuran 2,5 mikron atau lebih kecil (PM2,5) dan studi menunjukkan bahwa masker N95 memberikan perlindungan yang baik terhadap partikel polutan karena masker N95 95% efektif melindungi terhadap partikel halus berukuran 0,1-0,3 mikron.

4. Apa efek dari menggunakan masker N95?

Penggunaan masker N95 meningkatkan usaha bernapas. Untuk beberapa orang penggunaan masker N95 dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat bernapas, kelelahan atau sakit kepala. Hal ini dapat disebabkan oleh masker yang menyebabkan peningkatan usaha bernapas dan mengurangi volume dari udara pernapasan. Untuk sebagian orang hal ini tidak menjadi masalah.

Beberapa orang lanjut usia, orang dengan gangguan paru dan jantung dan perempuan dengan kehamilan tua sudah mengalami pengurangan volume paru atau gangguan pernapasan.

Anda dapat sementara melepas masker N95 bila tidak nyaman. Orang lanjut usia, perempuan hamil dan orang dengan gangguan jantung dan paru yang mengalami kesulitan bernapas saat istirahat dan aktivitas fisik harus berkonsultasi dengan dokter apakah perlu menggunakan masker N95.

Perempuan dengan kehamilan trimester kedua dan ketiga sudah mengalami pengurangan volume paru atau gangguan bernapas. Mereka sebaiknya membuka masker N95 bila tidak nyaman.

5. Apakah terdapat tipe yang berbeda masker N95 di pasaran?

Terdapat beberapa merk masker N95 dengan fungsi yang sama.

6.  Apakah masker EN-149: 2001 sebanding dengan masker N95?

Masker EN-149 merupakan masker standar dari european standard sementara N95 dari US national Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). Kedua tipe berutjuan untuk mengurangi paparan terhadap kontaminan udara seperti partikel, gas atau uap. Masker EN-149 digolongkan dengan kemampuan menyaring partikel udara:

Kelompok Kemampuan menyaring pada kecepatan udara 95L/menit
FFP 1 Menyaring 80% dari partikel
FFP 2 Menyraing 94% dari partikel
FFP 3 Menyaring 99% dari partikel

FFP 2 mendekati dengan N95 dari kemampuan menyaring partikel.

7.  Bagaimana menggunakan masker N95?

Masker harus melekat dengan baik dengan wajah pengguna masker, ukuran yang sesuai menutupi mulut dan hidung tanpa ada celah yang bocor.

Penggunaan masker N95 untuk bencana asap tetap berguna menyaring partikel walau tidak secara sempurna melekat.

https://www.moh.gov.sg/content/dam/moh_web/PressRoom/Current_Issues/2014/wearmask.jpg

8. apakah saya dapat menggunakan ulang masker N95?

Masker N95 dapat dipakai ulang tetapi harus diganti bila kotor atau berubah bentuk. Masker tidak boleh digunakan bersama dengan orang lain.

9. apakah masker surgical/bedah berguna?

Masker surgical/bedah tidak efektif dalam menyaring partikel halus (partikel dengan ukuran kurang dari 2,5 mikron), meskipun masker bedah dapat mengurangi ketidaknyamanan karena asap dengan menjadi penghalang antara mulut dan hidung dengan partikel iritan di udara.

10. Apakah masker bedah sama dengan masker N95?

Masker bedah dan masker N95 berbeda dalam tujuannya. Msaker bedah ditujukan untuk melindungi lingkungan dari percikan ludah atau lendir dari pengguna masker. Tenaga kesehatan menggunakannya di ruang operasi untuk mencegah menularkan infeksi kepada pasien sementara N95 didesain untuk melindungi pengguna masker dari partikel udara. Studi menunjukan bahwa N95 95% efektif melindungi dari partikel halus berukuran 0,1-0,3 mikron dengan penggunaan yang tepat di wajah.

11. apakah anak dengan gangguan pernapasan seperti asma perlu menggunakan masker?

Faktor yang paling utama adalah seseorang dengan gangguan jantung dan paru sebelumnya sebaiknya menghindari aktivitas fisik yang lama atau berat saat kualitas udara tidak sehat (PSI>100) dan tidak keluar rumah saat kualitas udara tidak sehat dan berbahaya (PSI>200). Jika anak tidak nyaman maka masker dapat dilepas. Hibungi dokter anak anda untuk kondisi anak anda. (Yulianto)

Sumber:

Diadaptasi dari FAQ: Use of masks and availability of masks

https://www.moh.gov.sg/content/moh_web/home/pressRoom/Current_Issues/2014/haze/faq–use-of-masks-and-availability-of-masks.html

Share artikel ini: