1. Pemberian ASI eksklusif dapat mencegah kejadian alergi pada anak

BENAR

Bayi yang diberikan susu formula memiliki risiko lebih tinggi menjadi alergi dibandingkan dengan anak-anak yang mendapat ASI.

  1. Memperpanjang ASI eksklusif akan mencegah munculnya alergi makanan pada anak.

SALAH

Pemberian ASI eksklusif memang mencegah munculnya reaksi alergi pada anak. Tetapi tidak dianjurkan memperpanjang pemberian ASI eksklusif lebih dari yang dianjurkan (lebih dari 6 bulan).

  1. Seorang wanita hamil perlu berpantang makanan tertentu selama hamil untuk mencegah bayi yang dilahirkannya menderita alergi

SALAH

Tidak ada bukti yang bermakna antara membatasi makanan dengan munculnya alergi makanan pada bayi, pembatasan makanan pada ibu hamil malah menimbulkan masalah nutrisi bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

  1. Apabila dicurigai alergi makanan, perlu dilakukan test alergi berupa uji tusuk kulit dan pemeriksaan darah sebab pemeriksaan tersebut paling akurat.

SALAH

Cara paling baik mengetahui alergi makanan adalah menghentikan makanan yang dicurigai sebagai penyebab. Gejala akan menghilang 3-21 hari setelah makanan penyebab alergi berhenti dikonsumsi. Sekitar 1-2 minggu pasca bebas gejala, makanan yang dicurigai tersebut dapat dikonsumsi kembali dan gejala alergi akan muncul. Percobaan tersebut sangat akurat dibandingkan dengan uji tusuk kulit ataupun pemeriksaan antibodi dalam darah. Uji tusuk kulit dan pemeriksaan antibodi dalma darah harus dilakukan dengan persiapan tertentu dan diinterpretasikan oleh ahlinya.

  1. Jika terbukti bahwa seseorang alergi terhadap jenis makanan tertentu maka ia tidak dapat mengkonsumsinya seumur hidup.

SALAH

Setelah beberapa lama (misalnya 6 bulan sampai 1 tahun pada anak yang terbukti alergi susu sapi), makanan penyebab alergi dapat dikonsumsi kembali untuk mengharapkan terjadinya toleransi. Jika reaksi alergi muncul maka pantang tetap dilanjutkan tetapi jika gejala alergi tidak muncul, makanan dapat dikonsumsi kembali.

  1. Sebelum mengkonsumsi makanan penyebab alergi, dapat diberikan antihistamin untuk menghindari reaksi alergi yang muncul.

SALAH

Histamin memang merupakan zat utama dalam menimbulkan reaksi alergi. Namun selain histamine, banyak zat lain yang berperan dalam menimbulkan reaksi alergi, dan zat-zat tersebut tidak dapat dihambat oleh obat antihistamin, sehingga reaksi alergi akan tetap berlangsung.

  1. Apabila seorang anak alergi terhadap susu sapi maka susu pilihan penggantinya adalah susu soya.

SALAH

Reaksi alergi terhadap protein susu sapi sebagian besar terjadi juga terhadap protein susu soya sehingga penggantian susu sapi dengan susu soya tidak dianjurkan pada kasus alergi susu sapi. Susu pilihan untuk alergi susu sapi adalah susu yang proteinnya telah dihidrolisis sehingga mengurangi kemampuan menjadi alergen atau pada kasus alergi yang berat dapat diberikan susu dalam bentuk asam amino. Ingat susu terbaik untuk bayi anda adalah air susu ibu.

  1. Apabila seseorang alergi terhadap kacang tanah, maka perlu pantang seluruh bentuk kacang-kacangan.

SALAH

Jenis kacang sangat beragam, yang paling sering menimbulkan alergi adalah kacang tanah. Namun, apabila seseorang alergi terhadap kacang tanah, bukan berarti alergi terhadap kacang yang lain. Berbagai jenis kacang seperti walnut, chestnut, peanut, memiliki kemampuan alergenik yang berbedan dengan kacang-kacangan jenis lunak (bean). Apabila anak anda memiliki alergi terhadap salah satu jenis kacang, cobalah kacang jenis lain sebelum memutuskan untuk tidak mengkonsumsi kacang sama sekali. (WIN)

Management of food allergy. Singapore Med J 2010; 51(7) : 599

Share artikel ini: