Merencanakan kehamilan Anda dapat membantu Anda membuat pilihan-pilihan bijak yang akan memberikan manfaat baik untuk Anda dan bayi Anda. Banyak wanita tidak mengetahui bahwa mereka hamil sampai beberapa minggu setelah mengandung. Minggu-minggu awal ini merupakan kunci untuk bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda. Selama minggu-minggu awal tersebut, gizi dan kesehatan Anda dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi Anda. Kondisi kesehatan yang baik dan perawatan kesehatan sebelum hamil, juga disebut perawatan prakonsepsi, akan membantu Anda selama masa kehamilan Anda. Artikel ini akan menjelaskan:

– Bagaimana cara menjaga kesehatan yang baik sebelum kehamilan

– Apa yang diharapkan saat berkunjung ke dokter

– Bagaimana faktor gaya hidup tertentu dapat mempengaruhi kehamilan Anda

Kunjungan prakonsepsi

Jika Anda merencanakan untuk hamil, buatlah janji untuk bertemu dengan dokter Anda. Dokter Anda akan mencoba mengidentifikasi hal-hal yang dapat beresiko untuk Anda dan bayi Anda. Anda akan ditanya tentang diet dan gaya hidup Anda, riwayat medis, penggunaan KB, kehamilan sebelumnya, obat-obatan, dan penyakit-penyakit keturunan di keluarga Anda. Bersikaplah terbuka dan jujur ketika Anda merespon pertanyaan-pertanyaan tersebut. Jawaban Anda akan membantu mengetahui apakah Anda perlu merubah sesuatu untuk mempersiapkan kehamilan Anda. Anda juga dapat merencanakan perawatan khusus yang mungkin diperlukan selama kehamilan.

Gaya hidup

Dokter Anda akan bertanya tentang kehidupan keluarga, pekerjaan, dan gaya hidup Anda untuk mengetahui apakah Anda mungkin terpapar suatu resiko. Ia akan bertanya tentang hobi, kebiasaan makan dan olahraga, juga hal-hal di rumah dan tempat bekerja yang dapat mempengaruhi kehamilan Anda.

Diet dan nutrisi

Dokter Anda akan meninjau diet Anda. Ia mungkin akan menyarankan perubahan pada:

– berat badan Anda

– penggunaan vitamin atau suplemen lain

– Kebiasaan makan Anda, seperti diet vegetarian atau puasa

Jika Anda merencanakan untuk memiliki bayi, Anda sebaiknya mencoba mencapai berat badan yang sehat sebelum hamil. Perempuan yang memiliki berat badan kurang dapat menambah beberapa kilogram untuk mempersiapkan kehamilan. Perempuan yang kelebihan berat badan sebaiknya mencoba untuk menurunkan berat badan sebelum hamil. Berdiet selama kehamilan dapat menghilangkan zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Kelebihan berat dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau diabetes. Hal ini juga membebani jantung. Beban ini menjadi lebih besar selama kehamilan, saat jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk memasok darah untuk Anda dan bayi Anda. Perempuan yang mengalami obesitas berpeluang bermasalah lebih besar selama kehamilan, yang menimbulkan risiko bagi bayi serta ibu. Resiko juga meningkat untuk timbulnya suatu kondisi yang disebut makrosomia, dimana janin tumbuh terlalu besar dan mungkin mengalami masalah saat melalui jalan lahir.

Kurangnya berat badan dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil. Hal ini juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Bayi ini tidak mudah untuk dilahirkan dan sering mengalami masalah selama persalinan dan setelah lahir.

Untuk mencapai berat badan yang sehat sebelum hamil, merencanakan diet Anda dapat sangat membantu. Seorang wanita rata-rata membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari. Makan banyak buah-buahan, sayuran, dan produk gandum setiap hari. Minum susu bebas lemak atau rendah lemak dan produk susu lainnya. Jika Anda sudah memiliki diet yang baik, maka mudah untuk membuat perubahan selama kehamilan untuk mendapatkan tambahan kalori dan nutrisi yang Anda butuhkan.

Asam folat: vitamin penting

Asam folat dapat membantu mengurangi resiko cacat tabung saraf pada janin. Tabung saraf terbentuk sangat dini pada kehamilan, biasanya sebelum seorang wanita bahkan mengetahui bahwa dirinya hamil. Oleh karena itu, semua wanita usia subur harus mengkonsumsi 0,4 miligram asam folat setiap hari. Wanita hamil harys mengkonsumsi paling sedikit 0,4 miligram tiap hari pada tiga bulan pertama kehamilan. Wanita yang pernah mempunyai anak dengan cacat tulang belakang atau tengkorak memiliki kecenderungan untuk mempunyai anak dengan masalah yang sama. Wanita tersebut membutuhkan dosis asam folat yang lebih tinggi-4 mg perhari. Asam folat tersebut harus dikonsumsi sebulan sebelum kehamilan dan selama 3 bulan kehamilan. Wanita tersebut harus mengkonsumsi asam folat terpisah, bukan sebagai bagian dari sediaan multivitamin. Untuk mendapatkan asam folat yang cukup dari multivitamin, wanita tersebut dapat mengalami overdosis vitamin lainnya. Asam folat dapat ditemukan di banyak sumber makanan:

– sayuran dan daun-daunan berwarna hijau gelap (seperti bayam, sawi dan daun lobak, selada,brokoli, dan asparagus)

– Sereal dan roti yang diperkaya asam folat

– Buah dan jus sitrus (seperti stroberi, jeruk)

– Daging organ (seperti hati)

– Kacang polong dan kacang kering

– Sereal sarapan yang diperkaya asam folat

Namun, sulit mengkonsumsi makanan jenis ini yang cukup untuk memenuhi kebutuhan. Untuk alasan ini, dokter menyarankan perempuan untuk mengkonsumsi suplemen asam folat atau multivitamin yang mencakup asam folat tiap hari.

Beritahu dokter Anda tentang produk-produk herbal, vitamin, atau suplemen gizi Anda konsumsi untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan vitamin tertentu dapat membahayakan jika dikonsumsi berlebihan. Misalnya, vitamin A dalam dosis lebih dari 10.000 unit internasional per hari telah terbukti dapat menyebabkan cacat lahir berat jika dikonsumsi selama kehamilan.

Tips hidup sehat

– Usahakan setidaknya setengah dari total gandum/padi-padian yang Anda makan berupa gandum utuh, seperti beras merah, oatmeal, nasi, pasta, dan roti gandum. Makanlah 85 gram atau lebih gandum utuh setiap hari.

– Makanlah 2 1 / 2 cangkir sehari sayuran, khususnya sayuran berwarna hijau tua atau oranye, dan kacang-kacangan dan kacang polong. Anda dapat memakan sayuran segar atau kalengan atau beku. Cobalah untuk memasukkan sayuran di menu makan siang, makan malam, dan makanan ringan. Anda juga dapat menambahkan sayuran pada sup, rebusan, dan tumisan.

– Makanlah 2 cangkir sehari buah-buahan. Anda dapat memakan buah segar, kalengan, beku, atau buah kering. Gunakan buah dalam salad, makanan penutup, dan makanan ringan. Anda juga dapat menggunakannya sebagai topping untuk sereal, pancake, dan makanan lainnya. Hal ini akan membantu Anda memakan buah-buahan serta mengurangi makanan manis lainnya. Jika Anda minum jus buah, jagalah jumlah yang Anda minum agar kurang dari setengah dari porsi harian buah.

Minum 3 cangkir bebas lemak atau rendah lemak (1%) susu setiap hari. Jika Anda tidak dapat minum susu, makan dalam jumlah yang sama yogurt atau keju. (Jika makan keju, Anda perlu makan 1 1 / 2 ons keju alam atau 2 ons keju diproses menyamai secangkir susu.)

– Hindari terlalu banyak garam.

– Hindari menambahkan gula dan pemanis.

– Ketika memilih daging, pilihlah daging rendah lemak atau tanpa lemak dan unggas (ayam). Potong lemak dari daging dan hilangkan kulit sebelum memasak. Gunakan metode memasak yang tidak menambah lemak, seperti memanggang atau membakar. Daging tanpa lemak, unggas, ikan, telur, kacang kering dan kacang polong, kacang-kacangan dan biji-bijian semua terhitung dalam kebutuhan protein harian Anda.

– Masak makanan pada suhu yang cukup tinggi dan pastikan mereka sudah baik. Pastikan untuk memisahkan makanan mentah, matang, dan siap-makan saat berbelanja, menyiapkan, atau menyimpan makanan. Cuci tangan Anda, buah-buahan dan sayuran, dan setiap permukaan yang akan tersentuh.

Menjaga kebugaran

Kesehatan yang baik tergantung pada diet tepat dan olahraga. Jika Anda mengikuti latihan kebugaran rutin sebelum Anda hamil, Anda dapat meningkatkan kesempatan Anda menjalani kehamilan yang nyaman dan aktif. Olahraga dan latihan yang dapat Anda lakukan selama kehamilan tergantung pada kesehatan Anda dan seberapa aktif Anda sebelum Anda hamil.

Jika Anda tidak memiliki masalah medis, cobalah untuk melakukan setidaknya 30 menit latihan sedang beberapa hari dalam seminggu. Bahkan kegiatan sehari-hari seperti berkebun dan bersih-bersih juga termasuk.

Berenang dan berjalan kaki adalah bentuk latihan yang baik. Jogging, bersepeda, dan beberapa olahraga berat mungkin baik untuk dilanjutkan selama kehamilan jika Anda bugar dan sudah terbiasa sebelum Anda hamil.

Kekerasan rumah tangga

Wanita yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga bahkan cenderung untuk mengalami kekerasan selama kehamilan. Jika Anda mengalami hal tersebut, beritahu dokter, perawat, atau pekerja sosial. Mereka dapat membantu Anda terhubung dengan layanan dukungan bagi perempuan korban kekerasan, seperti hotline krisis, program kekerasan dalam rumah tangga, pelayanan bantuan hukum, atau konseling.

Alkohol, Tembakau, dan Obat-obatan terlarang

Merokok, minum, dan penggunaan obat selama kehamilan dapat membahayakan bayi. Bahkan menggunakan zat-zat tersebut hanya sekali-sekali, atau dalam jumlah kecil, dapat membayakan janin atau membuat lebih sulit untuk hamil.

Jika Anda mengkonsumsi alkohol, tembakau, atau obat-obatan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berhenti. Jika Anda perlu bantuan, beritahu dokter Anda. Ia dapat merujuk Anda untuk konseling atau pengobatan.

Pasangan Anda juga harus berhenti mengkonsumsi zat-zat berbahaya. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa jika pasangan Anda merokok, minum, atau menggunakan obat-obatan, maka dapat menurunkan kesuburannya, merusak sperma, dan memiliki efek yang berbahaya pada janin. Hidup dengan seseorang yang merokok juga berarti bahwa Anda mungkin meghirup jumlah yang berbahaya sebagai perokok pasif. Terdapat pula resiko untuk bayi setelah ia lahir. Bayi dan anak-anak kecil yang terpapar asap rokok mengalami pilek lebih banyak dan infeksi pernapasan serta resiko lebih tinggi untuk mengalami sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Lingkungan

Beberapa zat yang ditemukan di rumah atau tempat bekerja dapat membuat Anda lebih sulit untuk hamil atau dapat membahayakan janin Anda. Pikirkan kontak apa di tempat kerja dan rumah dan ambil langkah untuk menghindari terpapar hal-hal berbahaya. Jika ada zat yang Anda khawatirkan, bicarakan dengan dokter Anda.

Kesuburan pasangan Anda juga dapat dipengaruhi. Paparan bahan kimia yang digunakan dalam fotografi, pelarut, logam berat, seperti timah dan merkuri, dan beberapa pestisida dapat merusak spermanya.

Perhatian khusus

Beberapa masalah kesehatan mungkin memerlukan perhatian khusus sebelum atau selama kehamilan. Dalam banyak kasus, pengawasan ketat atau pengobatan sebelum dan selama kehamilan dapat membantu mencegah masalah atau mengurangi keparahan. Itulah sebabnya mendapatkan perawatan prakonsepsi sangat penting untuk memiliki bayi yang sehat.

Kondisi Medis

Wanita yang menderita diabetes, tekanan darah tinggi, kejang, penyakit jantung, atau mereka yang mengalami obesitas mungkin membutuhkan perawatan khusus selama kehamilan. Pengobatan Anda mungkin perlu diubah untuk mempersiapkan kehamilan.

Anda harus memberitahu dokter Anda jika Anda minum obat, baik yang diresepkan atau dibeli bebas di pasaran. Beberapa obat dapat membahayakan janin Anda. Ini termasuk pengencer darah dan obat yang mengontrol jerawat, tekanan darah tinggi, dan kejang.

Anda harus mencoba untuk memastikan masalah kesehatan yang mungkin Anda miliki terkontrol sebelum Anda hamil. Misalnya, wanita dengan diabetes dapat meningkatkan peluang mereka memiliki bayi yang sehat jika mereka makan dengan benar, olahraga, dan menjaga kadar gula darah normal baik sebelum dan selama kehamilan.

Vaksinasi

Infeksi dapat membahayakan baik ibu maupun janin. Beberapa infeksi selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir atau penyakit pada janin.

Apakah Imunisasi Anda Up-to-Date?

Perempuan dalam masa reproduksi mereka harus mendapatkan imunisasi sebagai bagian rutin perawatan pencegahan:

Tetanus-difteri – booster (setiap 10 tahun)

Campak, gondok, rubella – MMR (sekali jika tidak imun)

Vaksin varisela (sekali jika tidak imun)

Human papillomavirus (sekali antara usia 9 dan 26 tahun)

Vaksin hepatitis A*

Vaksin hepatitis B*

Vaksin Influenza*

Vaksin pneumokokus*

* Ini imunisasi yang diberikan sesuai kebutuhan berdasarkan faktor risiko. Cek apakah Anda membutuhkannya pada penyedia layanan kesehatan Anda.

Vaksinasi dapat mencegah beberapa infeksi. Maka dari itu penting untuk divaksinasi sebelum hamil karena beberapa terdapat vaksin yang tidak aman digunakan selama kehamilan.

Kehamilan yang lalu

Dokter akan mengajukan pertanyaan tentang kehamilan yang lampau. Jika Anda pernah mengalami lebih dari satu keguguran, kehamilan dengan komplikasi di masa lalu, atau memiliki bayi sebelumnya dengan cacat lahir, dokter mungkin menyarankan tes tertentu. Jika Anda memiliki masalah pada kehamilan masa lalu, bukan berarti masalah tersebut akan terulang kembali. Sbagian besar wanita akan memiliki kehamilan berikutnya yang normal dan bayi yang sehat.

Riwayat Kesehatan Keluarga

Beberapa kondisi terjadi lebih sering pada keluarga tertentu. Jika seorang anggota keluarga dekat Anda memiliki riwayat gangguan tertentu, Anda mungkin beresiko lebih besar memilikinya. Misalnya, Anda mungkin akan ditanya apakah ada anggota keluarga Anda memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, kejang, keterbelakangan mental, riwayat pembekuan darah, atau jenis tertentu dari cacat lahir. Tanyakan kerabat Anda tentang riwayat kesehatan mereka sebelum kunjungan Anda, sehingga Anda memiliki jawaban yang Anda akan butuhkan.

Kelainan tertentu dapat diturunkan yang disebut kelainan genetik. Beberapa kelainan genetik lebih sering terjadi pada kelompok etnis tertentu. Berdasarkan usia, riwayat keluarga, dan kelompok etnis, Anda mungkin akan ditawarkan konseling genetik dengan seseorang yang secara khusus terlatih dalam genetika. Konseling genetik dapat membantu pasangan menemukan peluang mereka memiliki anak dengan cacat lahir. Hal ini melibatkan riwayat keluarga rinci. Dalam beberapa kasus, Anda juga akan menjalani pemeriksaan fisik dan tes laboratorium.

Pengujian dapat dilakukan untuk mendeteksi beberapa kelainan genetik. Dalam beberapa kasus, orang tua dapat dites sebelum kehamilan untuk melihat apakah ada kemungkinan bahwa kelainan tersebut dapat diturunkan kepada anak-anak mereka.

Akhirnya …

Menjadi orangtua merupakan komitmen utama dengan banyak tantangan, penghargaan, dan pilihan. Membuat pilihan yang sehat sebelum hamil merupakan langkah penting untuk kehamilan yang sehat dan bahagia. (Ve)

Sumber : ACOG, Patient education pamphlet

Share artikel ini: