Pertanyaan:

Anak saya pilek sudah satu minggu belum sembuh-sembuh. Saya kasih minum 1x sehari h*str**e sama hidungnya disemprotin a*** m**** kalau malam.

Trus tadi abis berobat lagi diresepin puyer antibiotik, tapi belum saya tebus. Tadi saya tanya ke dokternya, kenapa dikasih antibiotik, emang perlu dok?

Trus dokternya jawab: iya karna sudah seminggu gak sembuh, trus udah hijau ingusnya (maaf kalau jorok). Yang saya mau tanyakan, apa perlu diminumin AB nya? Baby saya umur 9 bulan.

Resep puyer:

Cefspan 100 mg

Pronicy 4 mg

Tanggapan:

Dear Smart Parents.

Kita sepakati dulu bahwa:

  1. Terapi diberikan berdasarkan diagnosis.
  2. Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penyakit, pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang (pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium hanya jika diperlukan).
  3. Antibiotik hanya untuk penyakit infeksi yang disebabkan oleh Bakteri.

Untuk kasus diatas berikut yang harus diperhatikan:

  1. Apakah diagnosis yang diberikan oleh Dokter?

Ingus hijau bukanlah diagnosis melainkan sebuah gejala. Dalam perjalanan penyakit batuk pilek atau common cold adalah wajar ingus yang awalnya jernih dan encer berubah menjadi lebih kental dan berwarna (kuning atau hijau). Kondisi tersebut adalah bagian dari perjalanan penyakit batuk pilek karena virus.

  1. Apakah perlu memberikan Antibiotik pada batuk pilek yang belum sembuh selama seminggu?

Batuk pilek memiliki lama penyakit sebagai berikut: gejala akut (demam, batuk, pilek) selama beberapa hari (3-5 hari), rasa lemas dan tidak enak badan bisa sampai 1-2 minggu, sedangkan batuk bisa menetap lebih dari 2 minggu.

  1. Kapan Antibiotik diberikan?

Antibiotik diberikan jika diagnosis BUKAN batuk pilek. Misalnya sinusitis, yaitu infeksi pada rongga sinus. Gejala sinusitis adalah: ingus purulent (mengandung nanah) lebih dari 10 hari yang disertai dengan demam, sakit kepala, nyeri di daerah wajah, nyeri sekitar rahang atas dan gigi, serta ditunjang oleh pemeriksaan rontgen yang menunjukkan peradangan sinus.

  1. Apakah perlu obat-obatan tersebut diberikan?

Ada 3 hal yang perlu dilakukan sebelum menjawab perlukah mengkonsumsi sebuah obat.

Pertama kembali kepada diagnosis, jika tidak memiliki diagnosis, sangat sulit melakukan evaluasi apakah obat yang diresepkan rasional atau tidak.

Kedua setelah mendapatkan diagnosis medis, maka kita bisa membaca panduan pengobatannya, apakah obat-obatan yang diterima anak ibu sudah sesuai dengan panduan medis.

Ketiga, isi obat dan informasi tentang obat dapat dilihat di web drugs.com. (WIN)

Sumber:

  1. Cold and Flu, Antibiotics don’t work for you. Centers for Disease Control and Prevention.

https://www.cdc.gov/getsmart/community/materials-references/print-materials/adults/b-general-bw.pdf

  1. Viral Illness. The Royal Children Hospital Melbourne. https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/Viral_illnesses/
  2. 3. Persistent nasal discharge rhinosinusitis. The Royal Children Hospital Melbourne. https://www.rch.org.au/clinicalguide/guideline_index/Persistent_nasal_discharge_rhinosinusitis/
Share artikel ini: