Indikasi     : untuk membunuh plasmodium vivaks dan ovale yang berada dalam hati, membunuh gametosit dari plasmodium palciparum. Penggunaan primaquin selalu bersamaan dengan standar terapi malaria.

Perhatian : perlu dilakukan pemeriksaan darah tepi, apabila terdapat methemoglobinemia atau hemolitik, terapi dihentikan. Pemeriksaan G6PD defisiensi perlu dilakukan sebelum terapi malaria vivax atau ovale, namun untuk terapi eradikasi gametosit falciparum tidak perlu dilakukan penapisan.

Kontraindikasi : kehamilan (terapi dengan primakuin harus ditunda sampai kelahiran), menyusui : berisiko hemolitik pada bayi dengan G6PD defisiensi, kondisi yang berisiko granulositopenia seperti rheumatoid arthritis atau penyakit lupus.

Dosis :

Catatan : dosis dalam primakuin basa.

Pengobatan radikal P.vivax dan ovale : dewasa 250 microgram/kg perhari (atau 15 mg perhari) selama 14 hari. Anak : 250 microgram/kg perhari selama 14 hari. Pada G6PD defisiensi : dewasa 750 microgram/kg sekali seminggu selama 8 minggu, anak 500-750 microgram/kg sekali seminggu selama 8 minggu.

Pengobatan gametosit pada P.falciparum : dewasa dan anak : 500 microgram/kg dosis tunggal.

Sediaan      :

–          Tablet 7.5 mg, 15 mg (dalam dipospat)

Efek Samping :

Nafsu makan berkurang, mual, muntah, nyeri perut, anemia hemolitik akut (terutama pada G6PD defisiensi). Jarang : methemoglobinemia, agranulositosis, granulositopenia, leucopenia.

Interaksi obat :

–          Arthemeter : pabrik pembuat arthemeter tidak menganjurkan penggunaan bersamaan.

Share artikel ini: