Indikasi: glaucoma sudut terbuka kronik, hipertensi okuler, terapi darurat untuk glaucoma sudut terbuka akut, melawan efek midriasis dan siklopegia pasca bedah atau prosedur pemeriksaan mata tertentu.

Kontra Indikasi: radang iris akut, radang uve akut, beberapa bentuk glaucoma sekunder, radang akut segmen mata depan. Penggunaan pasca bedah sudut tertutup tidak dianjurkan.

Perhatian: hati-hati pada penyakit retina, kerusakan konjungtiva atau kornea; penyakit jantung, hipertensi, asma, tukak lambung, sumbatan saluran kemih, penyakit Parkinson. Tekanan bola mata harus dipantau jika digunakan jangka panjang atau pada glaucoma sudut terbuka. Sebaiknya pasien tidak melakukan aktivitas yang membutuhkan keterampilan khusus seperti menyetir atau mengoperasikan mesin saat menggunakan obat ini.

Cara Penggunaan:

  • Glaucoma sudut terbuka kronik, dewasa: 1 tetes (larutan 2% atau 4%) hingga 4x sehari
  • Glaucoma sudut tertutup akut (sebelum operasi), dewasa: 1 tetes (larutan 2%) tiap 10 menit selama 30-60 menit, selanjutnya 1 tetes tiap 1-3 jam.

Efek Samping: nyeri pada mata, pandangan kabur, mata berair, miopia, nyeri pada alis, radang permukaan kornea, perdarahan vitreus. Jarang dijumpai efek samping sistemik seperti hipertensi, nadi cepat, bendungan paru, keringat berlebih, mual, muntah, diare.

Sediaan: larutan pilokarpin hidroklorida atau nitrat 2% dan 4%

Share artikel ini: