Setelah sirkumsisi, perawatannya relatif mudah. Yang penting diperhatikan adalah menjaga penis tetap kering, bersih dan tidak infeksi. Sampai sekarang, masih ada dokter yang memberikan antibiotik untuk diminum di rumah, tetapi sebenarnya hal ini tidak diperlukan. Jika memang diperlukan, antibiotik topikal cukup untuk tindakan sirkumsisi.

Hal-hal yang harus dilakukan di rumah:

  1. Berikan paracetamol sebagai penghilang rasa sakit pasca sirkumsisi dengan dosis 10 mg/kg BB/kali setiap 6-8 jam jika diperlukan
  2. Bersihkan luka dengan kassa yang dibasahi air hangat
  3. Setelah luka dibersihkan, keringkan dengan kassa steril
  4. Luka tidak perlu ditutup, yang penting kering dan tidak basah oleh urin
  5. Jika luka menjadi lebih merah, tidak berhenti berdarah, bernanah, dan anak menjadi demam atau luka tidak kering dalam 3-5 hari maka sebaiknya kembali ke dokter
  6. Jika anak menjadi tidak bisa buang air kecil dalam 12 jam pasca sirkumsisi, sebaiknya kembali ke dokter

Luka yang dirawat dengan baik akan sembuh sempurna dalam 7-10 hari. Selama itu, adalah normal jika luka sedikit bengkak dan sedikit kemerahan. Anak juga diperbolehkan untuk mandi.

Bahan Bacaan:

  1. Caring for Circumcised Penis, diunduh dari http://kidshealth.org/parent/system/surgical/circumcision.html#

Circumcision, diunduh dari http://familydoctor.org/familydoctor/en/pregnancy-newborns/caring-for-newborns/infant-care/circumcision.printerview.all.html

Share artikel ini: