Dear Smart Parents,

Setelah sempat tertunda beberapa waktu, akhirnya kami dari Panitia Lomba

KLASI ingin mengumumkan pemenang Lomba KLASI yang mengusung tema besar : “Suara Kami untuk Ibu”

Penerimaan hasil karya peserta dilakukan dalam rentang waktu tanggal 2 – 26 Agustus 2011 melalui email lombaklasi@gmail.com

Berikut nama-nama pemenang :

1. Lomba Foto dengan tema : “Bukti Cinta Untuk Ibu, Terima kasih sudah menjadi ibu menyusui”

Juara 1  :  Reno Haryadi

Juara 2  :  Dwi July Vinarto & Talitha Alifya

Juara 3  :  Celine Abigail Pauline

2. Lomba puisi dengan tema : “Surat Cinta Untuk Ibu, Terima kasih karena telah menyusui anak kita”.

Juara 1   :  Fauzi Irvan Ritonga

Terima Kasih Ibu Rina…

Ini saat yang kurindukan
Dalam dekapan hangat Ibuku
Diteteki Ibu disamping Abang Daffa yang sibuk menonton
Di bawah senyum Photo Opung Pos
Kuterkenang semalam
Memandangi wajah Ibu Rina
Mendengarkan Ibu bernyanyi ” I Love You, You Love Me, We Are Happy Family … “.
Lampu hijau si Kodi yang tersenyum Lebar
Dibola mata Ibu kupandang keikhlasan dan keridhoan.
Menjelang senja
Dengan mata terkatuntuk-kantuk
Dengan lembut Ibu merebahkanku
Kubermimpi indah Ibu mengajariku berlari
Mengejar Abang dari tepian
Jika sudah lelah, Ibu menyandingkan Aku dan Abang duduk-duduk di atas Sofa besar
Menyusun puzzle micky mouse
Sampai langit semburat merah
Dan menunggu Ayah pulang kantor
Sekarang
Tak banyak yang berubah
Kumasih mendoakan Ibu
Agar selalu sehat dan memberikan cintanya ( ASI )
selama 24 Bulan penuh
Katanya Ibu Rina Itu orang yang kuat, sehat dan penyayang
Aku Bilang Ibu Rina Sangat kuat, sehat dan penyayang….
Terima Kasih Ibu Rina…

Juara 2   :  Djati Dandhika

Dear Bunda,
Tlah berkurang tidurmu
Dan…
Menghilang nyamanmu…
Hanya tuk berikan
Seteguk ASImu
Bagi anak kita tercinta
Peluk hangat trimakasihku padamu
~Ayah~

3. Lomba surat dengan tema : “Surat Cinta Untuk Ibu, Terima kasih karena telah menyusui anak kita”.

Juara 1  :   Bayu Anantha Dewa

HALLO BUBU, lagi apa? Itulah kalimat kecil yang sedang senang diucapkan oleh anak kita
.. Dan pasti bubu langsung menjawabnya dengan senyum ” Hallo juga Cantik “.
Di Bulan Asi ini, Ayah teringat ketika Bubu mengandung zheira, bubu sudah rajin
browsing2 tentang kehamilan, menyusui.. Hampir tiap hari ayah ??i”kuliahin” tentang manfaat
ASI, Alhamdulillah itu semua berguna sekali bu, ketika zheira lahir.. Kita tidak bingung
lagi. Kitapun sepakat untuk bubu memberikan ASI Eksklusif selama 6bulan dan lanjut sampai
2tahun untuk zheira.

Ayah lihat berbagai kendala.. Yang bubu hadapi, tapi bubu tidak menyerah.. Dengan sabar
bubu menyusui zheira yang selalu terbangun dimalam hari, awal menyusui bubu kesakitan karena
salah pelekatan, tapi bubu tetap tenang dan saat itu langsung konsultasi dengan konselor
laktasi. Semua pun bisa teratasi dengan baik. Dan Ayahpun selalu ada untuk mendukung bubu,
berkat “kuliah” ASI dari bubu dulu. Terimakasih ya bu, karena telah menyusui zheira dengan
sabar.. Dengan keikhlasan hati.

Tanpa terasa sekarang zheira sudah berusia 2tahun3bulan .. Dia bukan lagi seorang bayi
kecil yang hanya bisa tiduran / merangkak saja.. Celotehnya semakin hari semakin banyak..
Tubuhnya pun semakin tinggi.. Ingat tidak sejak dia lahir kita suka ukur pakai guling
dirumah.. Yang dulu hanya setengah guling, sekarang panjangnya sudah melebihi guling..

Subhanallah ..
Rambutnya yang makin tebal, berat badannya bertambah sesuai dengan plot tumbuh kembang,
tingkahlaku nya yang makin lucu, otaknya yang semakin cerdas.. Ayah senang sekali setiap
pulang kantor melihat perkembangannya .. Zheira tumbuh sehat karena ASI yang bubu berikan..
Kita berhasil bu, niat kita untuk bubu memberikan ASI hingga 2tahun.. Bahkan sampai
sekarangpun zheira masih ASI, doa kita agar zheira bisa menyapih dirinya sendiri ya bu..
Tidak lama lagi.

Ayah percaya.. ASI yang bubu berikan selama ini dapat menjadi investasi yang terbaik
bagi kehidupan putri kita tercinta.. Sekali lagi Ayah ucapkan dari lubuk hati ayah yang
terdalam.. Terimakasih bubu.. Karena telah menyusui anak kita.
Hug n kisses,
Ayah

Juara 2  :   Kusdiyanto

Terimakasih Istriku

Binar mata Zaki setiap kau datang dari kantor. Berlari ia dalam pelukmu. Setelah mencuci tangan,
segera kalian menuju ruang tidur kita. Deru nafas adhek yang menderu, menjadi pengantarmu untuk
segera memberi air susu dari tubuhmu.

Desahan nafas adhek yang menderu, seperti orang yang memuaskan kehausan dari padang pasir,
bak menemukan oase yang terindukan. Terlihat betapa bahagianya anak kita dalam pangkuanmu,
meneguk air dari Tuhan yang mengalir dalam tubuhmu.

Wajah rileks usai mereguk air susu, bahkan kadang sampai juga tertidur pulas. Rileks, damai, dan
tenag… Tak jarang di tengah-tengah menyusu, adhek mendecap-decapkan bibirnya, sambil melihat
sekeliling, seakan memamerkan betapa nikmatnya air susu bundanya lebih dari susu apapun juga.
Wajah ayumu pun bertambah ayu karena aura keibuan yang muncul ketika sedang memberikan air
susu. Tak kusangka kau begitu hebatnya istriku..

Terbayang, bilakah adhek tanpa air susumu, dia akan menangis begitu keras, dan bertambah keras,
karena air susu tak kunjung datang. Kenapa tak kunjung datang.. karena harus menunggu dibuatkan
susu pabrik yang harus dibuat dengan air panas, dan otomatis ditunggu sampai hangat-hangat kuku.
Kasihan, ketika anak seusia adhek frustasi karena tak mendapat air susu.

Istriku, aku tahu engkau lelah, penat harus seharian bekerja. Tapi kau selalu sempatkan memerah air
susumu setiap pagi, kala libur kerja, untuk buah hati kita, demi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama
kehidupan bayi kita. Aku tahu, itu tidaklah mudah, kadang kau memerah air susu di kantor, tuk
dibawa pulang ketika kau istrirahat siang menyusui. Aku tahu, menampung air susu seperti mengejar
target kerja yang tak kunjung henti. Apalagi adhek laki-laki yang kuat menyusunya, tentu kau cemas
suatu saat adhek kehabisan susu ASI tampungan.

Ada rasa bangga ketika melihat deretan tampungan ASI di kulkas. Aku memang tidak salah
memilihmu adinda.. Aku tahu engkau wanita cerdas. Tapi tak kusangka, kau walaupun bekerja, tetap
ingin yang terbaik bagi buah hati kita.

Juara 3  :   Zaenal Arifin

To : My Best Wife & Lovely Mom

Dear sweetheart…
Istriku sayang,,,bunda dari my little boy Alvaro…
Melalui secarik kertas ini Ayah ingin mengungkapkan betapa bahagia & bangga Ayah kepada bunda.
Sebelumnya Ayah ucapkan terima kasih telah bersedia menjalani manis pahitnya hidup bersama Ayah,
bersedia menghabiskan sisa hidup bersama,,& juga beribu banyak terima kasih telah memberikan Ayah
putra yang sangat tampan, sehat, lincah & penuh ceria.

Ayah sangat bangga pada bunda yang telah mengandung selama 9 bulan bayi kita. Menjaganya dengan
sangat hati-hati. Mengorbankan nyawa demi lahirnya putra kita. Ayah sangat salut perjuangan bunda
melewati rasa sakit saat melahirkan, saat pertama kali menjadi seorang Ibu.
Meski pengalaman pertama menjadi seorang Ibu,tak kulihat rasa canggung, sedih, terbebani ataupun
jenuh. Terlebih Baby Blues, tak pernah sedikitpun kau mengalaminya. Kau menjalani status sebagai Ibu
baru dengan penuh kegembiraan & keceriaan. Meski raut mukamu lelah seharian mengurus buah hati
kita, tak pernah sekalipun kau keluhkan itu kepadaku. Kau pun tak lupa untuk tetap memperhatikanku,
tanpa mengenyampingkan tugasmu sebagai seorang istri.

Terima kasih istriku. Atas kegigihanmu untuk memberikan yang terbaik bagi putra kita,dengan berusaha
untuk memberikan ASI Eksklusif kepada bayi kita. Padahal aku tahu masa-masa dimana kamu harus
selalu mengalami kesakitan saat pertama kali si kecil menyusu,harus makan yang banyak, konsumsi
segala macam makanan & sayur-sayuran setiap hari, semua hanya supaya engkau bisa memenuhi
kebutuhan ASI bayi kita.

Hari demi hari, bulan demi bulan kita lalui, tanpa terasa 7 bulan sudah kita mendengar tangis &
tertawanya. Melihat tumbuh kembang si kecil yang semakin hari semakin sehat, lincah & ceria
membuatku semakin bangga kepadamu. Engkau telah mengurus buah hati kita dengan benar,
memberikan semua nutrisi yang ia butuhkan tanpa peduli akan dirimu sendiri, tak peduli lagi bentuk
badanmu. Demi anak kita Engkau rela menambah porsi makanmu, mengemil buah-buahan, makanan
yang bisa melancarkan ASI, semua kau lakukan hanya demi lancarnya ASI & kebutuhan nutrisi anak kita
terpenuhi.

Aku tak pernah permasalahkan bentuk tubuhmu,mau melar atau bagaimanapun, Aku tetap bangga
terhadapmu.
Terima kasih telah menjadi istri & ibu yang baik.
We proud of You mom..
Regards,
Your Hunny

Penghargaan khusus lomba tulisan kategori anak dengan tema : “Surat Cinta Untuk Ibu, Terima kasih Ibu telah menyusui aku” diberikan kepada :

1. Marcella Maharani Damai Gayatri

Tempat/Tgl Lahir : Tangerang, 17 April 2006

2. Serenada Cinta Sunindyo

Tempat/tanggal lahir peserta : Dresden-Jerman, 19 November 2005

Hadiah untuk juara 1,2,3 Lomba Foto, Puisi dan Surat berupa :

Juara 1 : Uang Tunai sebesar Rp.300.000+Free Seat di KLASI YOP (bebas

memilih periode KLASI dengan konfirmasi ke panitia terlebih dahulu+2 buah

kaos ukuran dewasa dan 1 ukuran anak dari Merchandise YOP

Juara 2 : Uang Tunai sebesar Rp.200.000 + 2 buah kaos ukuran dewasa dan 1

ukuran anak dari Merchandise YOP

Juara 3 : Uang Tunai sebesar Rp.100.000 + 1 buah kaos ukuran dewasa dan 1

ukuran anak dari Merchandise YOP

Hadiah untuk penerima penghargaan khusus lomba tulisan kategori anak, berupa

:

Voucher belanja dari salah satu pusat perbelanjaan senilai Rp.500.000

1 buah kaos ukuran anak dari Merchandise YOP

1 buah mug/gelas dari Merchandise YOP

Hadiah akan dikirim langsung ke alamat masing-masing pemenang.

Panitia HANYA akan menghubungi pemenang dari alamat email resmi panitia

yaitu: lombaklasi@gmail.com kepada alamat email pemenang yang terdaftar pada

panitia, mohon mereply email dari panitia tersebut sesuai dengan informasi

yang dibutuhkan oleh panitia, jadi tolong abaikan jika menerima email yang

mengatasnamakan panitia LOMBA KLASI selain dari akun email tersebut diatas.

Hasil karya pemenang akan dipajang di website http://milissehatyop.org

Akhir kata kami dari panitia LOMBA KLASI mengucapkan terimakasih atas

partisipasi semua peserta.

Mohon maaf atas keterlambatan & kekurangan kami.

Salam,

Tim Klasi YOP

Share artikel ini: