Orang tua tunggal

Mengasuh sebagai orang tua tunggal berbeda dari mengasuh dengan adanya kedua orang tua. Beberapa orang memilih sebagai orang tua tunggal, yaitu orang yang memilih untuk membesarkan anak sendiri; mereka yang bercerai dan menjadi orang tua tunggal dan mereka yang ditinggalkan bersama anak-anak. Setiap keadaan memiliki permasalahan masing-masing.

Berbedakah orang tua tunggal?

  • Melakukan sesuatu sesuai keinginan Anda akan memberikan Anda kebebasan untuk melakukan apa yang Anda inginkan namun kadangkala hal ini dapat menjadi berat. Akan terdapat saat dimana Anda merasa kehilangan atau merindukan adanya seseorang untuk berbagi beban kerja dan perasaan saat mengasuh.
  • Orang tua tunggal lebih mudah terlibat dalam kehidupan anak hari per hari. Anak juga dapat bertanggung jawab lebih dalam berbagi tugas sehari-hari seperti merawat diri mereka sendiri.
  • Orang tua tunggal seringkali berdiskusi dengan anak mengenai kegiatan rumah tangga sehari-hari yang biasanya dilakukan oleh pasangan orang tua
  • Orang tua dan anak harus terbiasa dengan anak yang berpindah dari dank e rumah masing-masing orang tua
  • Anak dari pengasuhan orang tua tunggal yang diberikan perhatian penuh di rumah kadangkala mengalami kesulitan di sekolah karena mereka mengharapkan hal yang sama dari guru mereka.
  • Seringkali pemasukan keluarga berkurang dibandingkan saat terdapat dua orang tua
  • Mengasuh bayi seorang diri dapat sangat memberi tekanan. Bayi membutuhkan 24 jam perawatan dan orang tua membutuhkan istirahat, seseorang untuk diajak bicara dan seseorang yang dapat memberikan pertolongan dan dorongan.

Apa yang orang tua perlu pikirkan?

  • Anak tetaplah “anak-anak” dan berbagi beban bersama anak sebaiknya tidak terlalu berat. Anak membutuhkan waktu untuk melakukan aktivitas dunia anak mereka, seperti berteman, berolahraga, mengerjakan pekerjaan rumah atau bermimpi
  • Anak perlu untuk tahu bahwa orang tua adalah orang dewasa yang memiliki tanggung jawab untuk merawat mereka
  • Anak juga perlu mengetahui bahwa Anda juga membutuhkan teman dewasa juga. Bukan usul yang baik bergantung pada anak untuk menemani Anda sepanjang waktu.
  • Untuk orang tua yang baru berpisah, rasa sedih dapat sangat kuat. Ini juga waktu yang sulit bagi anak-anak. Minta dukungan dari anggota keluarga yang lain dan teman-teman daripada berbicara dengan anak betapa khawatirnya Anda.
  • Anak-anak seringkali terpisah dari kedua orang tua yang dicintai yang tinggal terpisah. Mereka dapat merasa tidak percaya dan bingung saat mereka mencintai kedua orang tua dan harus mendengarkan sesuatu yang salah mengenai salah satu orang tua dari orang tua yang lain. Penting sekali untuk menjaga anak tidak terlibat urusan orang tua
  • Kadangkala anak-anak membutuhkan waktu untuk pulih setelah perpisahan di keluarga dan anak membutuhkan pertolongan dan pemahaman dari orang tua, anggota keluarga yang lain dan guru
  • Beberapa anak seringkali berperilaku buruk dengan orang tua yang menghabiskan waktu hari per hari dan melakukan disiplin kepada mereka. Lebih mudah pada anak untuk berperilaku baik dan menikmati waktu dengan orang tua yang lain yang menghabiskan waktu bersama dengan hal yang menyenangkan.
  • Buat rencana untuk masa depan anak Anda jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anda.

Disiplin

  • Disiplin oleh orang tua tunggal memiliki kelebihan dan kekurangan. Seringkali lebih mudah untuk orang tua tunggal membuat peraturan dan melaksanakannya. Di sisi lain, menegakkan disiplin dapat sangat menekan dan Anda mungkin sesekali berharap mendapat dukungan orang dewasa lain untuk membuat hal ini lebih mudah.
  • Diskusi dengan mantan pasangan Anda jika Anda tidak yakin apakah aturan masuk akal. Buat peraturan di rumah Anda dan jelaskan apa yang akan terjadi bila aturan dilanggar.

Mengunjungi mantan pasangan

  • Sangat sulit bagi orang tua tunggal untuk menerima kesenangan yang ditunjukkan anak saat mereka mengunjungi mantan pasangan. Untuk orang tua yang mengurus sehari-hari dan menegakkan disiplin dapat merasa sedih melihat anak pergi untuk bersenang-senang.
  • Anak ingin dapat mencintai masing-masing orang tua tanpa merasa bersalah. Biarkan anak bermain dan menikmati waktu dengan mantan pasangan Anda.
  • Anak yang tidak berhubungan dengan mantan pasangan anda perlu diberikan pemahaman mengenai peran mantan pasangan anda tersebut
  • Buat perubahan sealami dan sebaik mungkin. Jika Anda tidak dapat melakukan ini coba untuk menghindari pertemuan dengan mantan pasangan anda, contoh dengan menjemput di tempat yang netral atau dengan dampingan teman.
  • Berikan waktu untuk anak Anda untuk menyesuaikan kembali di dalam rumah saat mereka kembali. Beberapa anak membutuhkan beberapa menit, jam, atau hari. Beberapa dapat menjadi diam dan sedih. Mereka dapat merasa sedih meninggalkan orang tua dan merasa bersalah. Mereka dapat merasa tidak loyal terhadap Anda. Mereka dapat kecewa jika mereka tidak mengalami kunjungan yang menyenangkan.
  • Bicara dengan suasana menyenangkan apa yang terjadi di rumah saat anak pergi tetapi jangan membuat mereka merasa diabaikan. Persilahkan mereka menceritakan apa yang mereka lakukan. Jangan menekan dengan pertanyaan, dapat membuat mereka menutup diri untuk melindungi mantan pasangan anda
  • Hindari menggunakan anak untuk mengetahui apa yang mantan pasangan Anda lakukan dan jangan gunakan anak sebagai pembawa pesan

Tumbuh dalam lingkungan orang tua tunggal

Tumbuh dalam lingkungan ini dapat memberikan pengalaman positif bagi anak, mereka seringkali memiliki hubungan yang dekat dan spesial dengan orang tua.  Kadangkala anak merasa teman-teman mereka beruntung dengan adanya kedua orang tua dalam satu rumah, tetapi dapat menolong dengan memberitahukan mereka bahwa semua keluarga memiliki masa senang dan sulit.

  • Setelah kehilangan orang tua dan anggota kelarga, anak membutuhkan waktu untuk bersedih. Mereka membutuhkan dukungan emosi atau perilaku yang mereka rasakan
  • Anak dalam keluarga dengan orang tua tunggal seringkali lebih matang karena tanggung jawab yang lebih banyak mereka miliki. Biarkan mereka tahu kalau Anda merasa bangga dengan pencapaian mereka
  • Pastikan mereka memiliki waktu untuk dihabiskan bersama teman-teman mereka
  • Jika Anda sangat dekat dengan anak Anda, akan sulit untuk melepas mereka saat mereka sudah siap atau mereka akan merasa bersalah meninggalkan Anda. Biarkan mereka tahu bahwa Anda memiliki kehidupan sendiri dan Anda akan bangga saat mereka dewasa dan siap untuk memilih jalan hidupnya
  • Mulai hubungan baru perlahan-lahan. Jika Anda memilih seorang pasangan untuk Anda maka dapat menimbulkan masalah dengan anak Anda. Bicarakan dengan mereka, dengarkan kemauan mereka dan biarkan mereka tahu bahwa mereka tetap penting bagi Anda

(YSK)

Sumber : Single parenting

http://www.parenting.sa.gov.au/pegs/Peg5.pdf

Share artikel ini: