Salah satu hal yang sangat menantang adalah saat orang tua mengajarkan anak mengikuti perintah. Saat orang tua berulang kali memberikan arahan kepada anak dapat membuat seluruh keluarga frustasi. Rekomendasi di bawah dapat menjadi asisten dalam mengajar anak untuk mengikuti arahan dari orang tua.

  • Bersiap untuk tegas. Orang tua sebaiknya menghindari memberi anak mereka perintah kecuali mereka bersiap untuk tegas. Jika orang tua tidak tegas terhadap perintah maka anak akan belajar bahwa orang tua mereka tidak serius dengan apa yang mereka ucapkan.
  • Dapatkan perhatian mereka. Orang tua sebaiknya selalu mendapat perhatian anak mereka sebelum memberikan perintah. Orang tua sebaiknya menghindari berteriak memberi perintah darri ruangan yang lain.
  • Jangan gunakan pertanyaan. Orang tua sebaiknya menghindari memberikan perintah sebagai pertanyaan.
  • Jangan tidak jelas. Orang tua sebaiknya menghindari ucapan yang dapat berbeda antara orang tua dan anak dalam pengartiannya. Orang tua sebaiknya membuat perintah yang jelas dan spesifik.
  • Katakan kepada mereka apa yang mereka akan dilakukan. Orang tua sebaiknya memberikan perintah yang memberitahu anak apa yang harus dilakukan dibandingkan memberitahu apa yang harus tidak dilakukan. Contoh :”Tetap di sebelahku.” Dibandingkan “Jangan berlari.”
  • Puji mereka. Orang tua sebaiknya memuji anak mereka segera setelah mereka mulai mengikuti perintah, tidak perlu menunggu sampai perintah selesai dilakukan.
  • Tunjukkan penghargaan. Saat perintah telah selesai dilakukan orang tua sebaiknya membuat anak tahu bahwa orang tua menghargai pencapaian mereka.
  • Berikan batas waktu. Jika anak tidak memulai mengikuti perintah dalam 10 detik maka orang tua sebaiknya menempatkan anak pada “time-out”.
  • Jangan mengulangi peringatan. Orang tua sebaiknya menghindari memberikan peringatan berulang kepada anak mereka. Anak dapat belajar untuk mengikuti perintah setelah satu peringatan datau tanpa peringatan sama mudahnya dengan mereka belajar menjalankan perintah setelah 5 atau 6 kali perintah.
  • Ulangi perintah. Setelah masa “time out” selesai, orang tua sebaiknya mengulangi perintahnya. Bila anak belum mematuhinya maka “time out” bisa digunakan lagi sampai anak mengikuti perintah.

Sumber

Teaching children to follow directions. Center for effective parenting.

http://www.parenting-ed.org/handouts/directions.pdf

Share artikel ini: