Hal yang dapat orang tua lakukan

Beberapa hal yang dapat orang tua lakukan untuk membantu anak mereka membangun kepercayaan diri :

  • Puji anak anda. Anak haus akan pujian. Pujian harus spesifik dan tulus untuk memberikan hasil positif. Tidak perlu untuk menunggu anak melakukan hal yang luar biasa. Pujian pada kejadian setiap hari seperti siap pergi sekolah tepat pada waktunya juga cukup. Orang tua fokus pada hal positif yang anak mereka lakukan daripada hal negatif. Orang tua yang seringkali mengkritik dan tidak setuju cenderung untuk memiliki anak dengan kepercayaan diri rendah.
  • Tunjukkan pada anak anda rasa kasih sayang dan perhatian. Anak butuh untuk ditunjukkan rasa sayang dan perhatian baik melalui kata-kata dan sentuhan fisik.
  • Perlakukan anak anda dengan hormat. Satu cara penting orang tua dapat menunjukkan rasa hormat kepada anak adalah dengan menjaga apa yang dikatakan kepada mereka. Orang tua dapat menunjukkan rasa hormat dengan menggunakan kata “tolong” dan “terima kasih”.
  • Konsisten. Peraturan dalam keluarga harus dibuat jelas untuk anak-anak dan mereka harus secara konsisten didorong mematuhinya. Ini salah satu cara anak untuk belajar perilaku mana yang dapat diterima dan yang tidak dapat diterima.
  • Jangan menuntut kesempurnaan dari anak anda. Tidak ada yang sempurna. Anak perlu mengetahui bahwa orang tua mereka menerima mereka apa adanya. Penerimaan tersebut membantu anak merasa aman, yang meningkatkan rasa percaya diri. Beberapa orang tua dapat berpikir bahwa mereka harus menekan anak mereka agar anak melakukan dengan baik. Kenyataannya adalah kebalikannya, anak yang orang tuanya menerima mereka apa adanya lebih merasa aman untuk mengambil risiko untuk berhasil. Anak yang orang tuanya menekan mereka untuk melakukan sesuatu dengan baik dapat berakhir dengan perlawanan terhadap orang tua. Orang tua sebaiknya mencoba mengubah kesalahan menjadi pengalaman belajar daripada mengkritisi anak saat berbuat kesalahan atau orang tua lebih baik tidak menekan dan memberikan pujian dan dorongan daripada menekan anak untuk sempurna.
  • Perhatikan kelakuan dan perilaku anda sendiri. Anak meniru perilaku mereka dari orang tuanya. Orang tua tidak dapat berharap anak mereka membangun perilaku yang baik kecuali mereka melihat pertama kali perilaku yang baik ini dari orang tua mereka. Jika orang tua tidak merasa baik tentang diri mereka sendiri maka tidak mungkin mereka menunjukkan kepada anak mereka bagaimana merasa baik terhadap diri sendiri.
  • Dengarkan dan tanggapi anak anda. Dalam percakapan dengan anak, orang tua sebaiknya memastikan anak mendapat perhatian sepenuhnya. Orang tua dapat melakukan ini dengan menyingkirkan semua yang mereka sedang lakukan, membuat kontak mata, dan kontak fisik seperti pelukan. Orang tua harus membuat anak tahu bahwa komentar dan pertanyaan mereka penting. Jika orang tua tidak memberikan perhatian atau mereka mengesankan anak mereka membosankan maka anak cenderung untuk percaya bahwa mereka tidak penting. Orang tua sebaiknya mendorong anak untuk bertanya dan menjawab pertanyaan anak seluruhnya dengan jujur dan menyeluruh. Orang tua juga sebaiknya memberitahukan bila mereka tidak mengetahui sesuatu daripada menghindari menjawab atau mengarang  jawaban. Anak-anak tidak berharap orang tua mereka mengetahui segalanya, tetapi mereka berharap orang tua untuk terbuka dan jujur.
  • Tepati janji yang anda buat kepada anak-anak anda. Menepati janji memberitahukan anak bahwa orang tua jujur dan sesuai kata-kata mereka dan mereka mencintai anak-anak. Mengingkari janji menbuat anak-anak bingung dan hal ini dapat mendorong anak untuk percaya bahwa orang tua mereka tidak peduli terhadap mereka untuk menepati janjinya. Lebih baik orang tua tidak berjanji bila mereka tidak pasti akan menepatinya.
  • Jangan biarkan anak anda mengkritik dirinya sendiri. Saat orang tua menemukan anak sedang mengkritik dirinya sendiri maka orang tua sebaiknya mengoreksinya. Orang tua dapat melakukan dengan menekankanhal ini bukan karena anak tidak mampu tetapi masalah terjadi karena tindakan yang anak lakukan atau tidak lakukan. Jika orang tua tidak melakukan intervensi saat anak mengkritik dirinya maka anak dapat percaya orang tuanya setuju dengan pendapat mereka.
  • Habiskan waktu dengan anak-anak anda. Orang tua sebaiknya menyediakan waktu khusus setiap hari untuk dihabiskan bersama anak. Orang tua memberikan waktu kepada setiap anak. Orang tua juga sebaiknya menghidari menasihati anak, karena waktu ini harus menyenangkan dan bebas stress. Durasi tidak menjadi masalah, 15 menit/ hari tetap memberikan pesan kepada anak bahwa orang tua mereka menyediakan waktu untuk anak dan anak adalah penting.
  • Ajarkan anak anda untuk menggunakan bahasa kepada dirinya sendiri yang positif.  Berbicara hal positif kepada diri sendiri merupakan alat yang sangat baik yang anak-anak miliki.
  • Dorong anak untuk mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. Orang tua dapat membantu anak dengan : mulai sejak usia dini, orang tua dapat memberikan pilihan kepada anak dan minta mereka untuk memilih salah satu.Saat anak mengambil keputusan sangat penting untuk orang tua untuk memastikan anak untuk konsisten dengan keputusan yang mereka buat. Anak perlu untuk belajar bahwa  setiap keputusan yang diambil akan memiliki konsekuensi masing-masing.
  • Berikan kepada anak anda beberapa tanggung jawab. Anak senang saat mereka diberikan tanggung jawab. Orang tua jangan lupa untuk memberikan pujian saat anak mengikuti arahan.
  • Berikan anak anda kebebasan untuk mengambil risiko. Penting untuk anak belajar mengenai kekecewaan, karena mereka tidak dapat secara efektif mengatasi kekecewaan dan frustasi sebelum merasakan hal tersebut.
  • Dorong persahabatan anak anda. Anak perlu untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman. Anak perlu keluar rumah untuk belajar berhubungan dengan orang luar keluarga dan orang dengan usia yang bermacam-macam.  Persahabatan tersebut akan mengajarkan anak untuk bekerja sama dan menghubungi peserta lain.
  • Dorong kemampuan dan ketertarikan anak. Orang tua sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas yang diinginkannya. Dorongan dari orang tua memberitahukan anak bahwa orang tua mereka berpikir  anak mampu dan kompeten.
  • Pasang hasil karya anak-anak anda. Hal ini salah satu cara yang baik untuk menunjukkan bahwa orang tua menghargai hasil karya anak. Jangan sampai anak anda melihat anda mengganti dengan membuang hasil karya mereka sebelumnya.

Banyak cara untuk membantu anak membangun kepercayaan diri. Orang tua sebaiknya ingat kepercayaan diri adalah sesuatu yang dibangun saat anak kecil sehingga usaha orang tua harus mulai dari usia dini.

Sumber :

Children’s self-esteem. Center for effective parenting.

http://www.parenting-ed.org/handouts/self%20esteem.pdf

Share artikel ini: