Halo calon ayah, bersiaplah untuk saat yang menggembirakan karena anda akan menjadi ayah. Anda dapat membantu pasangan dan bayi anda melalui berbagai tantangan dengan mengerti dan mengetahui berbagai hal seputar kehamilan dan kelahiran. Bersiaplah untuk menjadi ayah dan suami yang hebat!

Menjadi Ayah

Seorang ayah sangat berperan terhadap kehamilan istrinya. Tugas anda sudah dimulai jauh sebelum kehamilan itu terjadi. Penelitian menunjukan dengan dukungan dan kasih sayang yang cukup dari suami, kesehatan ibu dan bayi menjadi lebih baik. Ketahuilah bahwa salah satu faktor keguruan, perdarahan, dan kecelakaan diakibatkan oleh kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami sendiri.

Fisik dan emosi saat hamil

Istri anda akan mengalami masa kehamilan selama 40 minggu, sekitar 9 bulan, dan terbagi menjadi 3 periode, yang disebut sebagai trimester. Kelahiran bayi anda tidak selalu sama dengan tanggal taksiran kelahiran, bisa berbeda 2 minggu lebih lambat.

Trimester pertama

Trimester pertama adalah 14 minggu pertama kehamilan. Pada saat ini wanita hamil memerlukan lebih banyak istirahat. Keluhan yang sering muncul adalah mual muntah, meskipun lebih dikenal dengan “morning sickness” namun pada kenyataannya, mula muntah bisa terjadi kapan saja, pagi, sore maupun malam.

Untuk beberapa wanita (tidak semua), kehamilan awal membuat suasana emosional menjadi labil, yang bisa anda lakukan adalah menemaninya saat kontrol kehamilan, mengajaknay untuk mencari buku seputar kehamilan untuk dibaca dan dibahas bersama. Dengarkanlah apa yang dikeluhkannya dan bantulah ia mengatasi perasaannya berkaitan juga proses penyesuaian dengan perubahan fisiknya.

Trimester kedua

Sebagian besar wanita merasakan keadaan terbaiknya selama kehamilan adalah pada saat trimester kedua. Dia sudah menyesuaikan diri baik fisik dan emosional terhadap kehamilannya. Mual muntah biasanya tidak dirasakan lagi, dan wnaita biasanya merasa lebih ehat dan bertenaga. Perut istri anda juga akan bertambah besar, anda segera dapat merasakan gerakan bayi anda dan bisa mendengarkan denyut jantung bayi anda saat kontrol kehamilan.

Trimester tiga

Pada trimester tiga (28-40 minggu), istri anda mungkin merasakan ketidaknyamanan karena bayi makin bertambah besar dan tubuh mempersiapkan kelahiran. Ia mungkin merasakan sulit tidur, sulit berjalan cepat, dan gangguan mengerjakan rutinitas. Sangat normal jika kalian berdua cemas menunggu detik-detik kelahiran bayi anda.

Kehamilan dan hubungan seksual

Tidak ada halangan untuk melakukan hubungan seksual sepanjang kehamilan sampai usia 9 bulan. Hubungan seks juga tidak mempengaruhi bayi karena ia dilindungi oleh cairan ketuban sebagai bantalan namun ada saatnya pasangan anda tidak nyaman untuk berhubungan seks, anda berdua bisa melakukan percobaan posisi mana yang nyaman untuk kedua belah pihak. Apabila atas indikasi medis anda tidak diperbolehkan melakukan hubungan seks, anda tetap perlu berhubungan intim dengan pasangan melalui cara yang lain, bicarakanlah dengan pasangan.

Perubahan gaya hidup

Sangat penting menjaga hidup sehat selama istri anda hamil. Makanlah makanan yang sehat, ajaklah ia untuk tetap berolahraga, anjurkan juga ia untuk banyak beristirahat.

Bukan hanya istri anda yang harus berhenti atau menghindari rokok, anda juga sebaiknay menghentikan rokok anda dan menjaga istri anda dari orang-orang yang merokok di sekelilingnya. Perokok pasif juga memiliki risiko yang tinggi terhadap gangguan pada janin.

Risiko kehamilan

Meski sebagain besar kehamilan adalah normal, tetap ada kemungkinan terjadi komplikasi selama kehamilan seperti darah tinggi, gula darah tinggi, dll. Tugas anda adalah mengingatkan dan mendukung istri untuk melakukan kontrol kehamilan secara teratur. Apabila istri anda mengalami penyakit waktu kehamilan, pastikan anda juga mengerti program pengobatan dan diet yang harus dilakukan.

Kontrol kehamilan

Selama kehamilan, perlu beberapa kali datang kepada tenaga kesehatan untuk melakukan kontrol kehamilan. Setiap kontrol kehamilan kesehatan ibu dan bayi dievaluasi, termsuk pertumbuhan bayi anda. Pada trimester ketiga, kontrol kehamilan dilakukan lebih sering. Saat kontrol kehamilan pertama kali sangat penting untuk anda datang menemani istri anda, karena pada saat ini dokter akan melakukan screening kesehatan dan melakukan wawancara medis yang mungkin anda diperlukan untuk menjawabnya. Penyakit yang anda miliki mungkin dapat berakibat kepada bayi anda.

Sangat dianjurkan untuk semua wanita hamil melakukan screening pemnyakit menular seksual dan HIV. Pemeriksaan lain yaitu screening untuk penyakit bawaan pada janin, screening beberapa jenis penyakit infeksi, tidak semua pemeriksaan laboratorium perlu dilakukan, ini tergantung dari apakah istri anda berisiko.

Persalinan dan kelahiran

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum kelahiran:

1.    Pereda nyeri saat persalinan : cari tahu tentang pereda nyeri selama persalinan, bicarakan dengan pasangan dan dokter anda. Mungkin keputusan bisa berubah mendadak di saat prosese persalinan. Dukung lah apapun keputusan itu.

2.    Diskusikan kepada pihak rumah sakit perihal keikutsertaan anda dalam proses persalinan, jika anda perlu menginap, persiapkanlah barang-barang yang perlu anda bawa.

3.    Ketahui jalan tercepat menuju rumah sakit jika anda butuhkan dalam kondisi darurat, siapa yang bisa anda telepon, oleh siapa istri anda akan ditangani.

4.    Perkirakan juga saat-saat libur, apakah akan melalui prosedur yang sama.

5.    Jangan lupa memperkirakan cuaca buruk yang mungkin terjadi dibulan dimana persalinan diperkirakan akan berlangsung.

6.    Buatlah rencana cadangan apabila keadaan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Ingat pada saat kehamilan berusia 38 minggu, persalinan bisa terjadi kapan saja, banyak sekali peran yang bisa anda lakukan untuk membuatnya menjadi persalinan dan kelahiran yang sebaik mungkin.

Berbagai persiapan berikut perlu juga anda lakukan :

–       Carilah kelas kehamilan (pelatihan khusus seputar kehamilan seperti KLASI).

–       Lakukan pemilihan rumah sakit. Anda bisa mencari tahu apakah prosedur rumah sakit tersebut sesuai dengan keinginan anda, apakah bisa rawat gabung, apakah anda bisa mengambil gambar atau video.

–       Anda boleh mulai belanja tempat duduk bayi untuk melengkapi mobil anda.

Tidak diperkirakan

Pada saat terjadi kegawatan dala mpersalinan, mungkin anda dipersilahkan menunggu diluar, tetaplah tenang karena dokter bisa menjelaskan kepada anda kemudian, mungkin waktunya saat itu tidak cukup untuk menjelaskan kepada anda berbagai tindakan yang diperlukan. Dalam keadaan darurat bisa saja persalinan perlu dilakukan melalui operasi Caesar dimana bayi dikeluarkan melalui perut ibu dengan sayatan pisau bedah. Apabila istri anda menjalani operasi Caesar, ia membutuhkan waktu leibh alma untuk pulih dibandingkan jika melahirkan normal.

Apa yang bisa anda bantu

Meskipun pemran utamanya adalah istri anda, banyak sekali yang bisa anda lakukan selama persalinan.

  • Bantulah istri anda relax difase awal persalinan, ajaklah ia mendengarkan music atau meneonton televise.
  • Meskipun kebanyakan istri anda akan beristriahat di tempat tidur, anda dapat mengajaknya berjalan sesekali.
  • Bantu menghitung waktu dan jarak kontraksinya.
  • Pijat punggung dan pundaknya saat sedang berkontraksi.
  • Bantulah ia melakukan teknik relaksasi yang pernah dipelajari di kelas kehamilan.
  • Dukung dan semangati dia saat fase mengejan.

Beberapa pria mungkin tidak memilih untuk hadir saat persalinan. Jika anda tidak mampu hadir atau tidak berani hadir saat persalinan, anda bisa memberikan dukungan saat berada di ruang rawat atau saat sampai di rumah dan saat merawat bayi anda.

Masa setelah melahirkan

Masa setelah melahirkan atau masa nifas berlangsung sekitar 6 minggu. Perubahan fisik yang cukup drastic terjadi pada istri anda. Selain perubahan fisik setelah melahirkan, perubahan emosional juga terjadi karena perubahan peran dan kesibukan setelah kehadiran bayi.

Di rumah sakit

Istri anda mungkin akan bermalam 1-2 hari di rumah sakit, dan lebih lama lagi jika menjalani operasi Caesar. Anda dapat membantu menyebarkan berita kepada kerabat, saudara perihal kelahiran bayi anda. Persiapkan kendaraan untuk mengantar istri dan bayi anda pulang. Tidak semua orang memiliki mobil dan supir, adalah peran anda untuk menyediakan transportasi yang nyaman untuk mereka.

Di rumah

Yang membuat stress adalah kelelahan da nnyeri pasca melahirkan terutama akibat Caesar yang bisa berlangsung lama. Anda bisa bergantian merawat bayi anda sementara istri anda beristirahat. Bicarakanlah segala sesuatunya dengan pasangan anda.

Depresi pasca melahirkan.

Berikut adalah tanda-tanda jika istri anda mungkin mengalami depresi :

–       Perasaan sedih lebih dari 1 minggu, makin lama makin memburuk.

–       Rasa sedih bercampur dengan rasa bersalah, dan tidak mampu menolong diri sendiri.

–       Tidak dapat mengurus diri sendiri dan bayinya.

–       Mengalami kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

–       Menurunnya nafsu makan.

–       Hal-hal yang biasa membuatnya senang tidak berpengaruh lagi.

–       Panik dan cemas, kadang takut ditinggal sendirian.

–       Kekuatiran terhadap bayinya yang berlebihan.

–       Kalau berat mungkin dapat memunculkan ide atau niat bunuh diri.

Konsultasi dengan dokter anda jika anda mencurigai adanya depresi pasca kehamilan pada istri anda.

Menyusui.

Menyusui adalah hal terbaik yang bisa diberikan kepada bayi anda. Yang bisa anda bantu dalam hal menyusui adalah :

–       Membawa bayi anda kepada istri saati ingin disusui.

–       Membantu menyendawakan bayi.

–       Menina bobokan bayi anda.

–       Membantu memberikan asi perah dengan “feeding cup”.

Hubungan seksual.

Tidak ada patokan khusus kapan anda bisa berhubungan seksual setelah istri melahirkan. Saran dari berbagai ahli adalah 4-6 minggu setelah melahirkan, karena sebelum itu cukup tinggi risiko terhadap nyeri, infeksi. Jika anda akan memulai hubungan seksual setelah melahirkan, anda bisa menganjurkan pasangan menggunakan pelumas, karena vagina setelah melahirkan kadang terasa lebih kering terutama jika menyusui.

Perlu anda ketahui, meskipun istri anda belum mengalami menstruasi, bukan berarti dia tidak subur. Anda perlu melakukan pencegahan kehamilan, hindarilah jarak kehamilan yang dekat karena memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Kehamilan dan kelahiran adalah saat-saat yang membahagiakan bagi sepasang suami istri, jadikanlah peran anda menciptakan kebahagiaan bagi anda, istri dan bayi anda. (WK)

Sumber : ACOG

Share artikel ini: