Indikasi: kontrasepsi (khususnya bila estrogen di-kontraindikasi-kan), kontrasepsi darurat.

Kontra Indikasi: untuk kontrasepsi: penyakit arterial berat, tumor hati, riwayat kanker payudara, penyakit penyumbatan darah, porfiria. Untuk kontrasepsi darurat: porfiria

Perhatian: hati-hati penggunaannya pada kondisi berikut: perdarahan vagina yang belum terdiagnosis, penyakit jantung, pasca kehamilan di luar rahim, penyakit hati yang aktif, migren, diabetes mellitus, menyusui.

Dosis:

Kontrasepsi : 1 tablet (30 mikrigram) sehari, dimulai hari pertama siklus.

Setiap tablet diminum pada jadwal yang sama setiap harinya. Jika Anda lupa meminum pil KB, segera minum saat ingat. Esok harinya, tetap minum pil seperti jadwal semula. Jika jarak minum lebih dari 3 jam, efek kontrasepsi berkurang. Lanjutkan minum pil sesuai jadwal, akan tetapi dalam 2 hari ke depan sebaiknya tidak berhubungan seksual dulu atau gunakan pelindung seperti kondom jika berhubungan. Pertimbangkan konsumsi kontrasepsi darurat apabila lupa minul pil jenis ini lebih dari 1x atau diminum lebih dari 3 jam setelah jadwal sementara Anda telah berhubungan seksual.

Apabila Anda sedang menderita diare atau muntah yang berat dan pil dimuntahkan dalam 2 jam setelah diminum, juga lakukan upaya proteksi dengan tidak berhubungan seksual atau gunakan kondom selama 2 hari saat diare dan 2 hari setelah sembuh.

Efek Samping: haid tidak teratur (haid dapat sedikit atau justru lebih banyak), mual, muntah, sakit kepala, payudara terasa tidak nyaman, depresi, kelainan kulit, gangguan selera makan, kenaikan berat badan, perubahan libido.

Sediaan: tablet 30 mikrogram, 750 microgram, 1.5 mg.

Share artikel ini: