(Armolev, corvox, cravat, cravox, difloxin, farlev, lefos, lekuicin, levocin, levovid, lexa, levores, levoxal, mosardal, nislev, nufalev, reskuin, rinvox, tevox, volequin, volox, voxin, zenilev, ziladev)

Levofloxacin efektif terhadap bakteri gram positif maupun gram negatif. Levofloxacin efektif terhadap pneumokokus jauh melebihi ciprofloxacin. Levofloxacin digunakan untuk pneumonia komuniti, namun merupakan terapi lini kedua.

Indikasi    : (lihat pada dosis)

Kontraindikasi  : lihat ciprofloxacin

Perhatian : untuk pasien dengan QT interval (gambaran pada rekam listrik jantung) yang memanjang (penyakit jantung, penyakit bawaan QT Memanjang, gangguan elektrolit, penggunaan bersamaan dengan obat-obatan yang berisiko menyebabkan QT memanjang).

Tidak terdaftar pada obat-obat yang digunakan untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui.

Dosis :

–          Per oral (diminum) :

  • Sinusitis akut : 500 mg perhari selama 10-14 hari.
  • Bronkitis kronik dengan eksarsebasi akut : 250-500 mg perhari selama 7-10 hari.
  • Pneumonia komuniti 500 mg,satu atau dua kali sehari selama 7-14 hari.
  • Infeksi saluran kemih, 250 mg perhari selama 7-10 hari (tiga hari pada infeksi tanpa komplikasi)
  • Prostatitis kronik 500mg perhario selama 28 hari
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak lainnya, 250 mg perhari atau 500 mg satu sampai dua kali perhari selama 7-14 hari.

–          Melalui infus intravena (minimal 60 menit untuk 500 mg)

  • Pneumonia komuniti : 500 mg, satu sampai dua kali sehari.
  • Infeksi saluran kemih dengan komplikasi : 250 mg perhari.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak lainnya : 500 mg, dua kali sehari.

interaksi obat : lihat ciprofloxacin

Sediaan     :

–          Tablet 250 mg, 500mg.

–          Vial 5 mg/ml, 100ml.

Efek Samping    : (lihat ciprofloxacin) termasuk juga : buang-buang angin, sulit buang air besar. Jarang : takikardi. Sangat jarang : pneumonitis, neuropati perifer, hipoglikemia, rabdomiolisis, gagal hati, hipotensi pada penggunaan melalui infus.

Share artikel ini: