Seri Obat Anti Diare

Di lapangan:

“dear parents…ada yang tahu gak obat diare yg dijual di apotek utk balita…kemaren anakku terkena diare.thanks infonya parents…”

“obat diare yang dijual di apotik untuk balita ada, bu. Isinya mengandung kaolin pectin. Harganya murah… anak saya kalo diare, diberi sirup itu 2 kali aja dah mampet…”

De Rhetorica:

  • Obat ini merupakan kombinasi dari kaolin yang berfungsi sebagai adsorben dan pectin sebagai emolien. Kaolin adalah bentuk dari aluminium salisilat sedangkan pectin adalah sejenis karbohidrat yang diekstraksi dari serat kulit buah (jeruk).
  • Kaolin-pectin berfungsi sebagai adsorben dan emolien sehingga diyakini dapat mengikat racun/toksin dari bakteri yang ada di saluran pencernaan.
  • Kaolin-pectin dapat memberikan efek sebagai antidiare. Akan tetapi pada tahun 2003, Food and Drug Administration menyimpulkan kaolin dan pectin tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat sebagai antidiare. Sehingga sejak tahun 2004 kaolin-pectin tidak lagi dijual bebas (over the counter drug) sebagai antidiare.
  • Kaolin-pectin dapat mengubah konsistensi tinja (menjadi lebih padat/bulky) tetapi tidak mengurangi elektrolit yang hilang, juga tidak mengurangi lama sakit. Bahkan obat ini dapat juga berinteraksi dengan obat lain (contoh antibiotik), enzim, dan nutrisi sehingga menurunkan bioavailabilitas obat lain tersebut.

Referensi:

  1. Canadian Paediatric Society. Paediatr Child Health. 2003;8:455-8.
  2. World Health Organization. The rational use of drugs in the management of acute diarrhea in children. 1990.
  3. FDA safety page. Drug Topics. 2004
Share artikel ini: