(imipenem, pelastin, tienam)

Indikasi :    infeksi bakteri aerob dan anaerob gram positif dan gram negatif; profilaksis bedah; sepsis karena rumah sakit; tidak diindikasikan pada infeksi susunan saraf pusat.

Kontraindikasi :    tidak disebutkan

Perhatian :    sensitifitas terhadap antibakteri golongan beta laktam (hindari jika terdapat riwayat reaksi hipersensitifitas cepat);   gangguan ginjal; kehamilan; menyusui; ganggua susunan saraf pusat

Kehamilan

  • Pabrik menyaranakn untuk menghindari penggunaan kecuali manfaat melebihi risiko (toksisitas pada studi hewan)

Menyusui :

  • Terdapat pada ASI tetapi kemungkinan tidak terserap (namun pabrik menyaranakn untuk menghindari)

Interaksi obat :

–          Antiviral : meningkatkan risiko kejang saat imipenem dengan cilastatin diberikan bersama ganciclovir.

–          Estrogen : antibakteri yang tidak memicu enzim hati mungkin mengurangi efek kontrasepsi estrogen (risiko kemungkinan kecil).

–          Vaksin : antibakterial menginaktifkan vaksin oral typhoid

Dosis :

  • Melalui infus intravena, sesuai imipenem, 1-2 gram sehari (dibagi dalam 3-4 dosis); mikroba yang kurang sensitif bisa sampai 50 mg/kg sehari (maksimal 4 gram sehari) dibagi dalam 3-4 dosis; ANAK 3 bulan dan lebih tua, 60 mg/kg (sampai maksimal 2 gram) sehari dibagi dalam 4 dosis; lebih dari 40 kg sesuai dosis dewasa.

Profilaksis bedah, 1 gram saat induksi diulangi setelah 3 jam, tambahan pada pembedahan risiko tinggi (contoh usus besar-anus) dengan dosisi 500mg 8 dan 16 jam setelah induksi.

Sediaan

Imipenem + cilastin = imipenem 0.5 gram + cilastin 0.5 gram

Efek samping :    mual, muntah, diare (colitis karena antibiotik dilaporkan), ganguan pengecapan, pewarnaan gigi atau lidah, hilang pendengaran; gangguan darah, tes commb’s positif, reaksi alergi (dengan ruam, gatal-gatal, urticaria, steven johnson sindrom, demam, reaksi anafilaksis, jarang : toksis epidermal nekrolisis, dermatitis eksfoliativa); aktivitas mioklonik, kejang, kebingungan dan gangguan mental dilaporkan; sedikit peningkatan enzim hati dan bilirubin, hepatitis (jarang); peningkatan creatinin dan urea darah; dilaporkan warna kemerahan pada urin anak-anak, reaksi lokal : kemerahan , nyeri dan penonjolan dan trombophlebitis.

Share artikel ini: