Sejak penemuan Penicillin, antibiotik menjadi bagian pengobatan yang menyelamatkan banyak nyawa. Namun penggunaan antibiotik yang berlebihan dan pemakaian yang kurang tepat memunculkan bakteri-bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Dunia kembali dalam bahaya jika bakteri-bakteri kebal antibiotik ini tidak dikendalikan perkembangan dan penyebarannya.

Di tahun 2019 ada 264 kegiatan kampanye resistensi antibiotik dalam rangka World Antibiotic Awareness Week (WAAW) di 71 negara di dunia. Indonesia pun ikut berpartisipasi dengan melakukan 27 kegiatan yang tersebar di beberapa provinsi, dan Yayasan Orangtua Peduli (YOP) ambil bagian di dalamnya.


Mari ambil bagian dalam kampanye ini, dengan bijak dalam penggunaan antibiotik agar masa gelap sebelum ada antibiotik tak terulang kembali! (syl)

Sumber gambar: WHO

Share artikel ini: