Gentamisin digunakan untuk infeksi yang serius. Gentamisin adalah antibiotik spectrum luas, namun tidak efektif terhadap bakteri anaerob dan kurang efektif terhadap bakteri hemolitik streptokokus dan pneumokokus.  Jika gentamisin digunakan pada infeksi berat yang  belum terdeteksi mikroorganisme penyebabnya, gentamisin diberikan bersamaan dengan penisilin atau metronidazole.

Dosis gentamisin diperhitungkan berdasarkan berat badan dan fungsi ginjal. Terapi sebaiknya tidak lebih dari 7 hari.

Indikasi    : Septikemia, neonatal sepsis, meningitis dan infeksi saraf pusat lainnya, pielonefritis akut, prostatitis, endokarditis, pneumonia nosokomial, listerial meningitis, infeksi mata, infeksi telinga.

Kontraindikasi  : Myastenia gravis

Perhatian : pada bayi dan anak-anak sangat penting penyesuaian dosis. Juga pada obesitas, dosis disesuaikan dengan berat badan.

Hamil dan menyusui : Hindari penggunaannya berkaitan dengan kerusakan saraf pendengaran dan keseimbangan.

Dosis :

–        Neonatal sepsis (intravena lambat atau dengan infus)

Neonatus < 32 minggu usia kehamilan : 4-5 mg/kg setiap 36 jam

Neonatus > 32 minggu usia kehamilan : 4-5 mg/kg setiap 24 jam

–        Dosis multiple (intramuskular atau intravena lambat diatas 3 menit atau dengan infus)

Dewasa : 3-5 mg/kg perhari terbagi setiap 8 jam sekali.

Endokarditis dewasa : 1 mg/kg setiap 8 jam.

Neonatus < 29 minggu usia kehamilan : 2.5 mg/kg per 24 jam

Neonatus 29-35 minggu usia kehamilan : 2.5 mg/kg per 18 jam

Neonatus >35 minggu usia kehamilan : 2.5 mg/kg per 12 jam

Anak 1 bulan – 12 tahun : 2.5 mg/kg per 8 jam

Anak 12 – 18 tahun : 2 mg/kg setiap 8 jam

–          Dosis tunggal (infus intravena)

Anak 1 bulan – 18 tahun : dosis awal 7mg/kg selanjutnya disesuaikan dengan konsentrasi gentamisin dalam darah.

–          Infeksi pseudomonas pada cystic fibrosis

  • Injeksi intravena lambat atau dengan infus :
    • Anak 1 bulan – 18 tahun 3mg/kg setiap 8 jam
  • Dengan inhalasi (nebulasi)
    • Anak 1 bulan – 2 tahun : 40 mg, 2 kali sehari
    • Anak 2-8 tahun : 80 mg, 2 kali sehari
    • Anak 8-18 tahun : 160 mg, 2 kali sehari

–          Ventrikulitis bacterial dan infeksi saraf pusat lainnya (terapi tambahan)

  • Melalui intratekal atau injeksi intraventrikular
    • Anak 1 bulan – 18 tahun : 1mg perhari dapat dinaikkan sampai 5 mg perhari.

Sediaan     :

–          Injeksi 40 mg/ml (ampul : 1 ml, 2 ml. Vial : 2 ml)

–          Pediatric injeksi 10 mg/ml (vial : 2 ml)

–          Intratekal injeksi 5mg/ml (ampul : 1ml)

Cara pemberian :

–          Untuk infus intravena, larutkan dalam glukosa 5% atau NaCl 0.9%, diberikan selama 30 menit.

–          Untuk nebulasi : larutkan dalam 3 ml NaCl 0.9%. Berikan setelah fisioterapi dan bronkodilator.

–          Untuk intratekal atau injeksi intraventrikular : hanya menggunakan sediaan khusus untuk intratekal.

Interaksi obat : lihat tabel aminoglikosida

Efek Samping    : kerusakan saraf keseimbangan dan pendengaran, kerusakan ginjal, kekurangan magnesium pada terapi jangka panjang, mual, muntah, ruam, kelainan darah, peradangan usus besar akibat antibiotik.

Share artikel ini: