(Camidexon, corsona, cortidex, etason, indexon, kalmethasone, lanadexon, licodexon, molacort, nufadex, oradexon, pycameth, scandexon)

Indikasi          :

–      Terapi pelengkap pada kondisi gawat darurat akibat reaksi alergi (anafilaksis).

–      Digunakan sebagai terapi tambahan pada penderita kanker.

–      Sebagai terapi hormone pada penyakit kekurangan hormon adrenal.

Perhatian  :

Meningkatkan risiko infeksi, pada pemakaian lama dapat menimbulkan kekambuhan TBC, meningkatkan keparahan penyakti cacar, campak, amobiasis. Hati-hati penggunaan pada diabetes , hipertensi, ulkus peptikum.

Kontraindikasi:

–      Infeksi sistemik

–      Vaksinasi dengan virus hidup

Dosis   :

–      Alergi : diberikan peroral dalam waktu singkat.

  • Dewasa : 0.5 – 10 mg perhari setiap pagi.
  • Anak 10-100 microgram/kg per hari

–      Anafilaksis (sebagai terapi tambahan, diberikan melalui suntikan atau infus)

  • Dewasa 0.5 – 24 mg
  • Anak 200-400 microgram / kg

Sediaan           :

Ampul 4 mg

Efek Samping :

Mual, muntah, lemas, sendawa, iritasi daerah sekitar anus, pemakaian dalam jangka waktu lama lihat catatan tentang kortikosteroid.

Interaksi obat : Lihat tabel tentang interaksi obat dengan kortikosteroid.

Share artikel ini: