Indikasi: infeksi bakteri di area permukaan mata, ulkus (luka) pada kornea

Perhatian: tidak dianjurkan untuk anak <1 tahun, kehamilan, dan menyusui.

Dosis:

  • infeksi bakteri di area permukaan mata: 1 tetes tiap 2 jam, lalu kurangi frekuensi pemakaian jika infeksi mulai terkontrol. Lanjutkan hingga 48 jam setelah sembuh.
  • ulkus kornea, dengan tetes mata:

Hari pertama, 1 tetes tiap 15 menit selama 6 jam dan selanjutnya tiap 30 menit.

Hari kedua, 1 tetes tiap jam.

Hari 3-14, 1 tetes tiap 4 jam.

Durasi pemakaian maksimal 21 hari.

  • Ulkus kornea, dengan salep mata: gunakan 1.25 cm salep tiap 1-2 jam selama 2 hari dan tiap 4 jam untuk 12 hari berikutnya.

Efek Samping: sensasi terbakar dan gatal (lokal), mata merah, gangguan pengecap, pewarnaan kornea, kelopak sembab, silau, mata berair, mual, gangguan penglihatan

Sediaan: tetes mata ciprofloxacin hidroklorida 0.3%,  salep mata ciprofloxacin hidroklorida 0.3%

Share artikel ini: