Cerebral adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan otak. Palsy berarti kelemahan atau gangguan gerakan otot. Cerebral Palsy adalah sejumlah gangguan yang berkaitan dengan bergerak, mempertahankan keseimbangan dan postur tubuh, yang disebabkan oleh kerusakan otak. Kerusakan otak tersebut sering terjadi sebelum lahir atau saat setelah lahir. Kelainan yang tampak, berbeda-beda di setiap anak, anak dapat terlihat janggal, atau tidak mampu berjalan sama sekali.

Bagaimana mengenali tanda-tanda Cerebral Palsy?

Tanda-tanda cerebral palsy sangat bervariasi, karena banyaknya tipe dan derajat penyakit ini. Cirri utama cerebral palsy adalah kegagalan mencapai kemampuan motorik pada waktunya. Berikut ini adalah tanda-tanda dimana diperlukan konsultasi dengan dokter.

Anak diatas 2 bulan:

  • Tidak mampu mengangkat dan mengontrol gerakan kepala saat diangkat.
  • Saat digendong, kaki menyilang seperti gunting.

Anak diatas 6 bulan:

  • Mengalami kesulitan mengangkat kepala saat digendong.
  • Mengambil sesuatu dengan satu tangan saja, tangan yang lain selalu dikepal.

Anak diatas 10 bulan:

  • Merangkak dengan menggeser tangan dan kaki seperti mengesot.
  • Tidak dapat duduk sendiri

Anak diatas 12 bulan:

  • Tidak mampu merangkak.
  • tidak mampu berdiri meskipun berpegangan.

Anak diatas 24 bulan:

  • Tidak mampu berjalan.
  • Tidak mampu mendorong-dorong mainan beroda.

Apakah penyebab cerebral palsy?

Cerebral palsy disebabkan oleh kerusakan bagian otak yang mengatur gerakan otot. Kerusakan di bagian otak tertentu menimbulkan kelainan pada tubuh di bagian tertentu. Banyak hal yang dapat menimbulkan cerebral palsy, seperti genetic, perdarahan otak, infeksi otak, kekurangan oksigen di otak, kuning yang berat, atau trauma kepala.

Apa yang harus saya lakukan jika saya mendapati tanda-tanda tersebut pada anak saya ?

Bicarakanlah dengan dokter anda. Jika dokter anda berpikir bahwa masalah tersebut serius, maka anda perlu menemui Dokter anak spesialisasi perkembangan.

Tindakan yang cepat mengantarkan anak anda pada potensinya yang maksimal! (WK)

SUMBER : www.cdc.gov/actearlyLearn

Share artikel ini: