(Capabiotic, Ceclor, Ceclor-BD, Cloracef, Forifek, Soclor)

Indikasi :  infeksi karena bakteri gram positif atau gram negatif yang sensitif

Kontraindikasi :  hipersensitifitas terhadap sefalosporin

Perhatian :  sensitifitas terhadap antibiotik golongan beta laktam (hindari jika ada riwayat hipersensitifitas cepat); gangguan ginjal; kehamilan dan menyusui.

Kehamilan

  • tidak diketahui apakah membahayakan

Menyusui

  • terdapat di ASI dengan konsentrasi rendah

Dosis :

  • 250 mg setiap 8 jam, dosis ganda bila infeksi berat, maksimal 4 gram sehari; ANAK di atas 1 bulan, 20mg/kgBB sehari dalam 3 dosis terbagi, digandakan pada infeksi berat, maksimal 1 gram sehari; atau 1 bulan- 1 tahun, 62,5mg setiap 8 jam; 1-5 tahun, 125 mg; di atas 5 tahun, 250 mg; dosis digandakan pada infeksi berat.

Sediaan

Kapsul 250 mg, 500 mg; sirup 125 mg/5 ml, 250 mg/5 ml

Tablet 375 mg, 500 mg, 750 mg

Interaksi obat : lihat tabel interaksi obat sefalosporin

Efek samping1 :   diare dan kolitis karena antibiotik (jarang), mual, muntah, rasa tidak nyaman di perut, sakit kepala; reaksi alergi termasuk : ruam, gatal, urtikaria, reaksi menyerupai serum-sickness dengan ruam, demam, nyeri sendi dan anafilaksis; steven johnson sindrom, toksik epidermal nekrolisis telah dilaporkan; gangguan enzim hati, hepatitis dan jaundice kolestasis sementara; efek samping lain yang dilaporkan termasuk eosinofilia dan gangguan darah (termasuk trombositopenia, leukopenia, agranulositosis, anemia aplastik dan anemia hemolitik); nefritis interstitial yang reversibel,m hiperaktif, gelisah, gangguan tidur, halusinasi, kebingungan, hipertonia, dan pusing.

Share artikel ini: