Dear all,

Selamat pagi. Semoga semua berbahagia.

Seorang pakar NEONATOLOGI (neonatus = bayi baru lahir = BBL), menyatakan, BBL yang sehat itu ciri-cirinya:

sweet

– pink, and

– warm.

Sweet, tidurnya nikmat seperti memandang surga. Puas. Satisfied and happy; content.

ASI cukup. Cinta melimpah. 

Pink, aliran darah baik, jantung paru otak dan organ vital lain bekerja baik.

Warm, sehat. Tidak infeksi berat, tidak juga kedinginan.

Setiap saya menangani BBL, salah satu isu penting yang saya angkat adalah, BBL TIDAK BOLEH KEDINGINAN. Selama 9 bulan di dalam rahim, hangat!

Saya terangkan bahwa, manusia tergolong makhluk HOMOTHERMAL. Suhunya konstan, 36 sd 37 derajat C. Kondisi ini dimungkinkan karena manusia memiliki thermostat (pusat pengatur suhu). Di tempat panas, kita berkeringat (mengeluarkan panas). Di tempat dingin, kita menggigil (memproduksi panas). Ini contoh bagaimana tubuh kita,mempertahankan suhunya.

Kalau begitu, kita tidak perlu cemas bayi kita bakal kedinginan? Kan ada thermostat. Naah, disini letak permasalahannya. Thermostat pada BBL, belum berfungsi maksimal. Konsekuensinya, di suhu dingin, BBL mudah drop suhunya (hipotermia, suhu kurang dari 36,5oC); sebaliknya, saat panas, mudah overheated (=kepanasan -red).

W: Jaga kehangatan tubuh bayi ya. Jangan sampai kedinginan.

I: Iya dok. Dibedong ya, sambil dipeluk.

W: Peluk wajib, Bu. Hehehe… Bedong, bagus, asal jangan ketat. Tapi yang lebih penting lagi, sedapat mungkin hindari atau seminimal mungkin pemakaian AC (air conditioning = pendingin ruangan -red).

I: (kaget).

W: Kenapa syok begitu bu (sambil nyengir)

I: Kan panas, Dok?

W: Buka jendela (pasang kassa nyamuk), pasang kipas angin.

Upayakan ventilasi baik.

Sinar matahari masuk.

I: Suhu berapa, Dok, yang boleh?

W: Bu, bayi TIDAK boleh hipotermia.

Hipotermia berisiko menyebabkan BRAIN DAMAGE (kerusakan otak -red)!

Mungkin pakai timer ya bu.

Satu jam nyala, lalu mati. Yaa… mungkin suhu 27 ok lah.

Usahakan di rumah tidak (nyalakan -red) AC sepanjang masa.

Kasihan anak sekarang. Di rumah, AC. Di mobil AC. Di sekolah juga AC.

Mereka jadi berat bermain di udara terbuka. Mereka tidak nyaman kalau berkeringat.

Kalau listrik mati?

Hebooh!

Ayah starter mobil. Keliling-keliling kompleks pakai AC mobil. Ngademin the whole family. Susah amat hidup jadinya.

Jadi?

Udara terbuka ke taman yang banyak pohon.

Kalau tidak memungkinkan, ACnya seminimal mungkin, dan pakai timer .

Ingat

Hipotermia berisiko brain damage.

Hipotermia juga potensial menurunkan kadar gula darah (hipoglikemia). Padahal, hipoglikemia pada BBL, banyak komplikasinya misal kejang, dll (tidak dibahas di sini, tolong baca ya).

Peluk cium untuk bayimu

Wati

Share artikel ini: