(pulmicort)

Indikasi          : pengontrol asma, penyakit croup, peradangan usus menahun (penyakit Crohn), rhinitis vasomotor, polip hidung.

Perhatian : tidak tersedia informasi

Dosis   :

–      Pengontrol asma:

  • Dewasa dan anak > 12 tahun : 100 -800 microgram , dua kali sehari, setelah stabil 200-400 microgram satu kali sehari sore hari.
  • Anak 6-12 tahun 100-400 microgram, dua kali sehari, setelah stabil 200-400 microgram satu kali sehari sore hari.

–      Penyakit Crohn :

  • Diatas 18 tahun : 3 mg, 3 kali sehari selama 2-8 minggu.
  • Enema : 2 mg per hari sebelum tidur

Sediaan           :

–      Inhalasi 200 microgram / dosis

–      Inhalasi 100 microgram / dosis

–      Kapsul 3 mg

–      Sediaan enema (melalui anus) : 2 mg / 100 ml

–      Nasal spray 64 microgram / dosis, 100 microgram / dosis

Efek Samping :

Pada pemakaian nasal spray : Iritasi, kering dirongga hidung dan tenggorokan, mimisan, luka dalam rongga hidung, meningkatkan tekanan bola mata, sakit kepala, gangguan pengecapan.

Efek samping secara umum lihat pada bahasan kortikosteroid.

Interaksi obat : Lihat tabel tentang interaksi obat dengan kortikosteroid.

Share artikel ini: