Gambaran Tentang Brokintis

Bronkitis akut atau chest cold, adalah kondisi yang terjadi ketika saluran nafas bronkus pada paru-paru mengalami peradangan. Tabung bronkial membengkak dan kemudian memproduksi lendir, yang menyebabkan seseorang menjadi batuk. Hal ini sering terjadi setelah seseorang mengalamai infeksi saluran pernapasan atas seperti common cold. Biasanya gejala dari bronkitis akut (sakit pada dada, napas pendek, dll) dapat berlasung hingga 8 minggu pada beberapa orang.

Bronkits kronis bisa berlangsung dalam waktu yang lama, dan biasanya umum terjadi pada peorokok. Orang dengan bronkitis kronik dapat mengalami batuk dengan lendir hampir setiap hari dalam 3 bulan untuk periode setahun, dan berturut-turut terjadi selama dua tahun. Jika anda didiagnosa dengan bronkitis kronik, anda harus mengunjungi dokter spesialis untuk dievaluasi.

Jenis infeksi paru-paru lainnya yang harus diketahui orang tahu adalah bronkiolitis. Bayi bisa didiagnosa dengan bronchiolits – yaitu infeksi virus – yang bisa menghalangi jalur keluar masuknya udara, yang memang membutuhkan perawata. Anda dapat mempelajari mengenai bronkiolitis dengan mengunjungi situs National Institutes for Health.

Penyebab dari Bronchitis:

  • Beberapa tipe virus, seperti:

o    Respiratory syncytial virus (RSV)

o    Adenovirus

o    Influenza

o    Parainfluenza

  • Bakteria, kasus yang jarang terjadi
  • Polutan (iritasi atau bahan kimia di udara)

Tanda-tanda dan Gejala dari Bronchitis

  • Batuk yang memproduksi lendir (bisa juga tanpa lendir di beberapa hari pertama)
  • Rasa sakit di dada
  • Rasa lelah
  • Sakit kepala ringan
  • Sakit badan ringan
  • Demam Ringan (<38.5’C)

Kunjungi Dokter jika Anak Anda mengalami:

  • Suhu di atas 100.4° F/38° C
  • Demam dan batuk dengan lendir yang tebal dan berdarah
  • Masalah kronis pada hati dan jantung
  • Napas pendek dan susah bernapas
  • Gejala yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Episode bronkitis/bronkiolits yang berulang

Jika anak anda berumur di bawah 3 (tiga) bulan dan mengalami demam, penting untuk selalu menghubungi dokter anda dengan segera.

Dokter anda dapat menentukan apakah anda atau anak anda mengalami bronchitis, chronic bronchits, bronchiolitis, atau tipe infeksi pernapasan lainnya. Kemudian keputusan dapat dibuat untuk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan.

Antibiotik Dibutuhkan Ketika…

Antibiotik jarang sekali dibutuhkan karena bronkitis akut dan bronchiolitis hampir selalu disebabkan oleh virus dan bronkitis kronik membutuhkan terapi yang lain. Namum demikian, bisa juga diresepkan obat  untuk meringankan gejala. Jika dokter anda mendiagnosa anda atau anak anda dengan tipe lain dari infeksai pernapasan, seperti pneumonia atau whooping cough (pertussis), antibotik kemungkinan besar diberikan.

Antibiotik Tidak Membantu jika…

Ketika bronkitis disebabkan oleh virus atau iritasi di udara (seperti asap rokok), pemberian antibiotik tidak akan membantu kondisi kesehatan menjadi lebih baik. Karena bronkitis akut hampir selalu membaik dengan sendirinya, ada baiknya untuk menunggu dan hanya mengkonsumsi antibiotik jika diperlukan. Mengkonsumsi antibiotik ketika tidak dibutuhkan dapat berbahaya.

Setiap anda atau anak anda mengkonsumsi antibioti, bakteri yang biasanya hidup normal di tubuh anda (di kulit, pencernaan, mulut dan hidung, dll) biasanya menjadi resisitant/tahan terhadap antibiotik. Antibiotik yang biasa tidak dapat membunuh infeksi karena mereka menjadi kuman yang kebal (resistant germs).

Agar dapat Merasa Lebih Baik

Istirahat, obat-obatan non-resep (OTC ) dan metode perawatan diri lainnya dapat membantu anda atau anak anda merasa lebih baik. Produk over-the-counter mungkin tidak bisa direkomendasikan kepada anak-anak kecil pada umur tertentu.

Mencegah Bronkitis Akut

  • Hindari Merokok
  • Hindari paparan akibat menjadi perokok pasif dan jangan membuat anak anda menjadi perokok pasif
  • Lakukan higienitas yang baik pada tangan
  • Berikan imunisasi yang direkomendasikan pada anda dan anak anda  (RK)

Sumber : CDC

Share artikel ini: