Borborigmi adalah bunyi yang ditimbulkan akibat udara yang melalui usus. Pada umumnya borborigmi muncul saat sedang lapar, namun sering juga didengar sesudah makan. Banyak orang tua beranggapan bahwa perut yang berbunyi-bunyi  disebabkan oleh cacingan. Dalam bahasa betawi sering disebut ‘perut keroncongan’.

Bunyi-bunyi perut berasal dari gerakan usus. Usus yang normal senantiasa bergerak, dan gerakan ini dapat terdengar melalui stetoskop jika lebih nyaring dapat terdengar langsung. Adanya bunyi ini menandakan bahwa usus dalam keadaan normal dan bekerja. Banyak obat dan penyakit berbahaya yang menyebabkan usus menjadi lumpuh dan bunyi ini menurun bahkan tidak ada. Jadi, borborigmi pada dasarnya adalah normal. Bunyi tersebut akan lebih nyaring jika saluran cerna berisi lebih banyak gas.

Berbagai hal yang dapat menyebabkan udara saluran cerna lebih banyak yaitu:

–          Terlalu banyak menelan udara (gas swallowing), pada bayi cukup sering karena sering menangis.

–          Diet tinggi karbohidrat

Meningkatnya gerakan usus dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

–          Infeksi usus

–          Diare

–          Alergi makanan

Cacingan hanyalah  salah satu jenis infeksi usus. Sekarang sudah tahu kan bahwa terdengarnya bunyi-bunyi perut tidak selalu disebabkan oleh cacingan. (WIN)

Share artikel ini: