Apa itu BPA?

BPA adalah bahan kimia yang dipergunakan untuk membuat jenis plastik polikarbonat dan epoxy resin. Bahan ini telah dipergunakan sejak tahun 1960-an.

Di mana saja BPA dapat ditemukan?

Plastik polikarbonat dipakai untuk membuat wadah tempat makan, wadah minuman, botol minum bayi, gelas minum bayi, mainan plastik, compact disk, dan lain-lain. Epoxy resin digunakan sebagai lapisan dinding dalam makanan kaleng (untuk mencegah logam dinding kaleng mengkontaminasi makanan),  tambal gigi, struk ATM, dan lain-lain.

Bagaimana orang dapat terpapar BPA?

Paparan BPA biasanya terjadi ketika orang makan atau minum makanan/minuman yang disimpan dalam kontainer yang mengandung BPA.  Anak kecil dapat terpapar BPA lewat barang yang mengandung BPA, misalnya mainan, lewat jalur hand-to-mouth atau langsung kontak ke mulut.

Apa Bahaya BPA?

Hasil pemeriksaan di Amerika Serikat menunjukkan sebagian besar masyarakat (±90%) telah terpapar BPA (ditunjukkan lewat kadar BPA yang terdeteksi di dalam urin). BPA dikhawatirkan memiliki efek terhadap otak, perilaku, dan kelenjar prostat janin, bayi, dan anak jika terpapar kadar BPA tertentu. BPA juga dikaitkan dengan risiko obesitas pada anak dan dewasa. Semakin tinggi kadar BPA yang terdeteksi dalam urin, semakin tinggi pula peluang anak/orang tersebut menderita obesitas. Akan tetapi hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Sejauh ini BPA TIDAK terbukti menyebabkan gangguan terhadap kehamilan. Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat menyatakan bahwa kadar BPA yang sangat rendah di dalam makanan TIDAK BERBAHAYA bagi kesehatan.

Bagaimana mengurangi paparan terhadap BPA?

  • Utamakan pemberian ASI terhadap bayi
  • Gunakan bahan-bahan yang bebas BPA. Apabila tidak tertera di label bahwa produk tersebut bebas BPA, hindari produk plastik dengan kode daur ulang ‘3’ dan ‘7’ (dapat dilihat di dasar wadah/botol plastik). Sebaiknya memakai wadah/botol dari bahan gelas atau stainless steel untuk makan/minum bayi dan anak.
  • Jangan gunakan botol plastik apabila sisi dalamnya sudah tergores. Goresan di botol plastik adalah sumber perkembangbiakan bakteri dan tempat pelepasan bahan kimia ke dalam cairan.
  • Hindari memasukkan cairan/makanan dalam kondisi sangat panas ke  wadah plastik. Gunakan bahan gelas, stainless steel, atau porcelain sebagai wadah makanan/minuman panas.
  • Jangan memakai plastik polikarbonat untuk memanaskan makanan lewat microwave. Hanya gunakan bahan-bahan yang berlabel aman untuk microwave.
  • Kurangi konsumsi makanan kaleng (Daniel)

Referensi

1. Zeratsky K. What is BPA, and what are the concerns about BPA? Mayo Clinic http://www.mayoclinic.com/health/bpa/AN01955

2. US Department Health and Human Services (HHS) www.hhs.gov/safety/bpa/index.html

3. Center for Disease Control (CDC) www.cdc.gov/biomonitoring/BisphenolA_FactSheet.html

4. Bisphenol A and Chronic Disease Risk Factors in US Children. Pediatrics. 2013;  http://pediatrics.aappublications.org/content/early/2013/08/13/peds.2013-0106

Share artikel ini: