Orangtua kadang memiliki kesulitan untuk menyatakan kekhawatiran mengenai anak mereka. Berikut adalah gambaran mengenai empat tahap penting utuk dilkukan ketika bertemu dengan dokter anda, dan penekanan pada pentingnya menjadi orangtua yang sabar dan gigih.

  • Bersiaplah
  • Nyatakan kekhawatiran anda dengan jelas
  • Ajukan pertanyaan
  • Tindak lanjut

Setiap kunjungan kesehatan akan memberikan kesempatan bagi anak anda untuk mendapatkan pemeriksaan perkembangan secara rutin. Tetapi, jika anda tidak meminta, mungkin anda tidak akan mendapatkan pemeriksaan tersebut. Apakah anda memiliki kekhawatiran mengenai perkembangan anak anda atau tidak, penting bagi anda untuk mempersiapkan segalanya ketika datang ke dokter. Dokter bergantung kepada orangtua dalam pemberian informasi mengenai si anak. Sebagai orangtua, anda adalah ‘pengacara’ yang paling baik bagi anak anda dan yang ‘paling mengetahui’ mengenai kesehatan dan perkembangan anak anda. Pada saat pemeriksaan, dokter biasanya hanya memeriksa anak kurang dari 15 menit, atau bahkan kurang dari itu jika ada situasi gawadarurat yang musti mereka tangani. Ini adalah suatu tantangan, baik bagi orang tau maupun sang dokter,  untuk mengulas subjek mengenai kesehatan anak ini dalam waktu yang terbatas.

Jika anda punya kekhawatiran mengenai perkembangan anak anda, ambil empat langkah penting ini: bersiap, nyatakan kekhwatiran dengan jelas, ajukan pertanyaan, dan tindaklanjuti.

1. Bersiaplah. Sebelum ada datang ke tempat pemeriksaan, cetaklah daftar-pembanding dari tahap-tahap perkembangan, dan berika catatan kecil apakah anak anda telah mencapai tahap yang sesuai dengan tahap-tahap yang terdapat dalam daftar tersebut. Jika anda punya pertanyaan atau kekhwatairan, tuliskan beberapa contoh nyata yang bisa membantu dokter anda:

  • “Anak saya tidak merespon suara saya.”
  • “Anak saya menghabiskan banyak waktu untuk membariskan mainannya, dia tidak memiliki minat untuk bermain dengan anak lain.”
  • “Dia belum belajar kata baru selama berbulan-bulan.”
  • “Dia tidak menatap saya – dia tidak pernah melakukan kontak mata.”

Apakah anda mempunyai kekhawatiran atau tidak,  minta dokter anda untuk melakukan pengecekan rutin.

2. Nyatakan kekhawatiran anda secara jelas. Walaupun subjek ini bersifat emosional dan sensitif, usahakan untuk tetap fokus pada kekhawatiran yang bersifat konkrit, seperti melihat kepada “developmental milestones”. Jika dokter anda tidak mau melakukan pengecekan, atau tidak bertindak responsif terhadap kekhwatiran anda, bersikap teguhlah. Tanyakan alasan mengapa sang dokter tidak mau melakukan pemeriksaan. Dan ingat, “jangan khawatir” atau “kita lihat saja nanti” bukan merupakan respon yang cukup. Buat janji dengan dokter  kembali untuk menindaklanjuti pemeriksaan, dan jika perlu, minta referensi untuk dokter anak dengan subspesialisasi pekermbangan. Kesehatan anak anda yang paling utama.

3. Ajukan pertanyaan. Jika ada istilah yang anda tidak mengerti, minta dokter anda untuk menjelaskannya. Setelah melakukan pengecekan (screening), tanyakan hasil dari pengecekan tersebut, dan apa artinya. Tanyakan mengenai referensi dokter spesialis. Tanyakan juga tahap selanjutnya yang perlu dilakukan.

4. Tindak lanjut. Untuk kebanyakan orangtua, pengecekan rutin mengindikasikan bahwa seorang anak mengikui pola perkembangan yang umum. Pengecakan pada saat kunjungan ke dokter akan membantu untuk mengkorfimansi hal tersebut. Untuk beberapa orangtua yang lain, yang menyadari adanya keterlambatan perkembangan pada anaknya, dengan melakukan pengecekan ini, tindak lanjut adalah penting. Anak yang memiliki ciri gangguan perkembangan yang tidak umum akan dirujuk kepada dokter spesialis perkembangan dan dilakukan intervensi dini. Anda juga mungkin membutuhkan referensi kepada dokter spesialis anak dengan subspesialis perkembangan, psikolog, neurolog, psikiater, atau dokter spesialis lainnya untuk melakukan evaluasi lebih lanjut.

Melalui empat tahap ini, beberapa orangtua mungkin ‘jatuh’ atau mengalami keraguan. Kesedihan dan rasa tidak percaya dapat menjadi penyebabnya. Orangtua mungkin takut bahwa hal yang terburuk telah terjadi dan tidak mau untuk maju ke depan. Kadang orangtua juga merasa tidak nyaman untuk bertanya kepada dokter mereka. Lakukan dengan rasa percaya diri, karena orangtua adalah yang paling tahu mengenai anaknya. Hanya dengan mengajukan pertanyaan dan menyatakan kekhawatiran, berbagi dengan dokter anda, dan melakukan tindak lanjut dengan mereka (dokter), maka anda bisa mendapatkan hasil yang terbaik untuk anak anda. Tetap sabar dengan diri anda, dan gigih untuk anak anda. Dapatkan pertolongan yang diperlukan anak anda.

“Dokter anak adalah profesi yang memiliki pengetahuan mengenai perkembangan anak dan juga orang yang melakukan kontak secara rutin dengan keluarga si anak. Orangtua ‘berlari’ ke dokter anak untuk mencari informasi megenai informasi, dan mendapatkan penilaian apakah anaknya baik-baik saja atau tidak. Jika dokter anak tersebut tidak tahu atau tidak yakin atau tidak memiliki peralatan yang tepat untuk menilai perkembangan anak tersebut, maka gangguan atau keterlembatan perkembangan anak tersebut mungkin akan terlewati dan tidak diketahui. “ (Frances Page Glascoe, Ph.D., Professor of Pediatrics) (RK)

Sumber

“Sharing Concerns,  Parent to Physician “, http://www.firstsigns.org/concerns/parent_doc.htm

Share artikel ini: