Feses terlalu lunak atau terlalu keras seringkali membuat orang tua membawa anaknya ke dokter. Sebenarnya seperti apakah bentuk feses yang normal? Dan kapan kita perlu kuatir?

Panduan bentuk feses dipaparkan dalam Bristol Stool Chart.

Tipe 1: bentuk feses seperti kotoran kambing. Bulat berbiji sebesar kelereng dan terpisah-pisah.

Tipe 2: bentuk feses panjang, padat dan permukaannya berbenjol-benjol.

Tipe 3: bentuk panjang dengan permukaan yang retak-retak

Tipe 4: bentuk seperti sosis dengan permukaan rata

Tipe 5: bulatan-bulatan lunak, keluar dengan mudah saat defekasi. Bulatan feses dengan tepi yang masih tegas terpisah.

Tipe 6: bulatan lebih kecil dan lebih lembek,bercampur jadi satu seperti bubur dan tidak terpisah.

Tipe 7: cair, tidak ada bentuk padat.

Keterangan:

Tipe 1-2: konstipasi (artikel mengenai konstipasi  dibahas lengkap di http://milissehatyop.org/?p=74)

Tipe 3-4:normal

Tipe 5-7: diare (artikel mengenai diare dibahas lengkap di http://milissehatyop.org/?p=511 dan http://milissehatyop.org/?p=1875)

Panduan bentuk tersebut tidak berlaku pada bayi baru lahir. Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan (sampai mengkonsumsi makanan lain selain asi) memiliki tekstur yang lunak, seperti krim. (WIN)

Sumber:

Heaton, K W & Lewis, S J 1997, ‘Stool form scale as a useful guide to intestinal transit time’. Scandinavian Journal of Gastroenterology.

Share artikel ini: