Necrotizing Enterocolitis (NEC)

Apakah NEC?

NEC adalah salah satu penyakit yang dapat mengenai bayi prematur dalam minggu-minggu pertama kehidupan. “Necrotizing” berarti jaringan yang mati, “entero” merujuk ke usus halus, “colo” merujuk kepada usus besar, dan “itis” berarti peradangan.

NEC melibatkan infeksi dan peradangan yang menyebabkan kerusakan usus atau bagian dari usus. NEC mengenai satu dari 2.000-4.000 kelahiran atau antara 1-5% kasus di NICU (unit perawatan intensif bayi baru lahir).

NEC biasa terjadi dalam 2 minggu usia bayi, setelah pemberian susu dimulai. Sekitar 10% bayi berat <1.500 gram mengalami NEC. Bayi prematur memiliki usus yang belum berfungsi sempurna yang sensitif terhadap perubahan aliran darah dan rentan terhadap infeksi. Bayi prematur dapat mengalami kesulitan dengan sirkulasi darah, oksigen dan pencernaan sehingga meningkatkan kemungkinan mengalami NEC.

Apa yang menyebabkan NEC?

Penyebab pasti NEC tidak diketahui, tetapi beberapa teori berusaha menjelaskan. Kemungkinan dipikirkan jaringan usus bayi prematur masih lemah dengan sedikitnya aliran darah dan oksigen dan saat proses pencernaan dimulai, makanan bergerak sepanjang usus, bakteri yang normal berada di usus dapat masuk dan merusak dinding jaringan usus. Kerusakan usus yang terjadi dapat mempengaruhi sedikit bagian dari usus atau dapat semakin berat dan melibatkan bagian usus lebih luas.

Bayi tidak dapat untuk melanjutkan proses makan (susu) dan tampak sakit bila bakteri terus menyebar sepanjang dinding usus dan kadangkala masuk ke aliran darah. Dalam kasus NEC yang berat dapat terjadi lubang di usus (perforasi) yang membuat bakteri keluar dari usus dan dapat menginfeksi rongga perut. Karena sistem kekebalan tubuh bayi yang belum matang maka dengan pengobatan yang cepat pun NEC dapat mengakibatkan komplikasi yang serius.

Menurut ahli faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko NEC adalah pembuatan formula, kecepatan pemberian formula atau belum matangnya membran mukosa dari usus. Bayi dengan ASI eksklusif juga dapat mengalami NEC tetapi dengan risiko lebih rendah. Teori lainnya adalah bayi yang mengalami kesulitan dalam proses kelahiran dengan gangguan suplai darah dan oksigen ke saluran cerna dan NEC dapat terjadi. Bayi dengan jumlah sel darah merah di atas normal (polycytemia) memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena NEC. Sel darah merah yang terlalu banyak menyebabkan darah mengental dan mengurangi suplai oksigen ke usus.

Tanda dan Gejala

Gejala dari NEC dapat menyerupai gangguan pencernaan lainnya, meliputi :

  • Malas makan (susu)
  • Penurunan bunyi usus
  • Perut membuncit dan tegang
  • Muntah kehijauan
  • Kemerahan di perut
  • Peningkatan tinja, atau pengurangan jumlah tinja
  • Tinja berdarah

Tanda NEC lainnya yang tidak khas termasuk henti napas, denyut jantung rendah, diare, tidak responsif, suhu tubuh yang naik turun.

Diagnosis dan tatalaksana

Diagnosis NEC biasanya dikonfirmasi dengan adanya pola gas yang abnormal dalam usus dari pemeriksaan rontgen. Gambaran “bubbly” dari gas di dinding usus, vena besar di hati, atau adanya udara di luar usus dalam rongga perut.

Sebagian besar bayi dengan NEC ditatalaksana secara medis dan gejala menghilang tanpa pembedahan. Tatalaksana mencakup :

  • puasa
  • Selang hidung-lambung untuk mengeluarkan udara dan cairan dari usus dan lambung
  • Cairan melalui infus untuk memberikan cairan dan nutrisi
  • Antibiotik untuk infeksi
  • Pemeriksaan berkala dan foto rontgen perut

Ukuran lingkar perut bayi diperiksa dan diperhatikan seksama, pemeriksaan darah berkala juga dilakuka untuk menentukan ada atau tidak bakteri. Tinja diperiksa untuk menentukan ada darah atau tidak. Jika perut membesar dan mengganggu proses pernapasan maka oksigen tambahan atau alat bantuan pernapasan (ventilator) dapat digunakan.

Jika bayi memberikan respon perbaikan maka bayi dapat kembali diberikan makanan (susu) dalam 72 jam, meskipun dalam banyak kasus pemberian makan ditunda dan antibiotik diberikan untuk7-10 hari. Jika terdapat lubang pada usus (perforasi) maka pembedahan dilakukan.

Sebagian besar bayi yang mengalami NEC dapat pulih dan tidak mengalami gangguan dalam pencernaan. Pada beberapa kasus, jaringan parut dan penyempitan usus dapat terjadi dan menyebabkan komplikasi. Masalah lain dapat berupa gangguan penyerapan zat makanan, hal ini sering terjadi pada bayi yang mengalami pembedahan karena NEC dan ada bagian usus yang dipotong.

Merawat bayi anda

NEC dapat sangat menakutkan untuk orang tua. Orang tua dapat merasa khawatir karena bayi yang kecil tidak diberikan makan. Ingat bahwa bayi akan segera kembali kepada pola makan seperti biasa setelah melewati masa perawatan. Bila saat itu datang maka Anda akan dapat merawat bayi Anda.

(YSK)

Sumber : Necrotizing Enterocolitis

http://www.uofmchildrenshospital.org/kidshealth/article.aspx?artid=20836

Share artikel ini: