Feses normal berbau tidak sedap. Tentunya kita semua hafal bau feses, karena  merupakan limbah yang diproduksi rutin oleh tubuh manusia. Manusia seumur hidupnya dapat memproduksi feses sekitar 5 ton. Bau feses yang normal berasal dari hasil pembusukan bakteri-bakteri usus meliputi unsur kimia yaitu indol, skatol, thiol, dan gas hydrogen sulfide. Kandungan tersebut juga membentuk  aroma saat kita buang gas.

Jika bau feses tercium sangat busuk dan berbeda dari biasanya, ini dapat merupakan petanda buruk. Penyakit yang dapat menyebabkan bau feses yang tidak normal adalah penyakit malabsorbsi (gangguan penyerapan makanan), penyakit Celiac, Crohn, pancreatitis, Cystic fibrosis, short bowel syndrome, sumbatan saluran cerna, atau abses abdominal.

Bau feses sangat dipengaruhi dengan apa yang kita makan. Terlalu banyak mengkonsumsi lemak dapat menyebabkan bau feses yang busuk. Obat-obatan juga dapat mempengaruhi bau feses menjadi seperti bau obat. Bau asam pada feses yang cair sering disebabkan karena infeksi rotavirus. Bau feses yang mengandung darah pada umumnya tercium amis.

Berpuluh-puluh tahun yang lalu, diagnosis gangguan pencernaan seringkali dideteksi melalui bau feses, saat ini dengan adanya peralatan laboratorium yang lebih canggih dan penilaian klinis yang lebih lengkap, diagnosis dapat dibuat lebih tepat. (WIN)

Sumber:

–          Diagnosis rotavirus gastroenteritis by smell. British medical journal.

Share artikel ini: