Apabila anda memerlukan ASI donor dan mendapatkannya dalam plastik ataupun botol, berikut hal-hal yang perlu anda ketahui dalam menyimpan dan menggunakannya:

ASI dapat  disimpan dengan lama sebagai berikut:

  • 6-8 jam di suhu ruang
  • 24 jam di dalam tas pendingin
  • 5 hari dalam kulkas
  • 6 bulan dalam kulkas pembeku
  • 12 bulan pada suhu -20 ‘C

Saat ASI sudah dicairkan dari keadaan beku, jangan membekukan ASI kembali.

Jangan memberikan ASI donor jika bayi anda menolaknya. Bayi anda sangat pintar mengenali rasa yang mungkin menjadi pertanda bahwa ASI donor tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Anda dapat memanaskan ASI donor dengan pasteruisasi untuk menurunkan risiko infeksi. Berikut adalah cara pasteurisasi yang dapat dikerjakan di rumah:

  • Letakkan ASI ke dalam gelas kaca, jangan isi penuh untuk menghindari ASI meluap saat panas.
  • Letakkan gelas terebut ke dalam panic yang berisi air hangat. Tinggi air hangat harus melebihi tinggi ASI di dalam gelas kaca.
  • Panaskan panic dan aduk-aduk ASI selama pemanasan. Jika anda memiliki thermometer, monitorlah suhu air tersebut, jika lebih dari 145 F maka berhentilah mengaduk. Pertahankan suhu 145 F selama 30 menit.
  • Setelah 30 menit, gantilah air panas sedikit demi sedikit dengan air dingin. Lanjutkan pendinginan dengan mengganti air biasa dengan air es. Jika ASI benar-benar sudah dingin, dapat disimpan di lemari es.

ASI donor yang didapatkan dari Bank ASI sudah mengalami proses pasteurisasi sehingga anda dapat langsung menggunakannya. (WIN)

Share artikel ini: