Perkembangan televisi dana dunia internet sedikit banyak membuat kesempatan anak untuk menikmati membaca menjadi berkurang. Orang tua pun sudah tidak memiliki keinginan untuk membaca untuk para bayinya. Tapi ini sebenarnya bisa memberikan kerugian.

Mengapa Membaca itu Penting untuk Anak?

Kesulitan membaca tidak hanya mempengaruhi kemampuan anak di siekolah, tapi juga bisa menyebabkan rasa tidak percaya diri yang dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan anak. Survey terhadap orang dewasa dan remaja yang memiliki catatan pernah melakukan tindakan kriminal menunjukkan bahwa setengah dari mereka memiliki kesulitan dalam membaca.

Membacakan buku untuk anak-anak di usia dini mendorong rasa ‘penerimaan’ mereka pada dunia, meningkatkan pengetahuan dan imajinasi mereka secara bertahap. Kemampuan dalam mendengar dan kosakata sangatlah penting dan merupakan pondasi bagi perkembangan bahasa anak anda. Imajinas dan rasa ingin tahu juga berkembang, dibantu dengan membaca. Oleh karena itu, belilah buku yang menarik dan progresif. Studi menunjukkan bahwa anak, yang sering dibacakan oleh orang tuanya di usia muda, lebih sukses ketika dalam pekerjaan, sekolah, dan kehidupan secara umum. Bahkan, anak umur sekolah yang merupakan pembaca baik adalah anak yang memiliki orang tua yang sering membaca, dan membaca untuk mereka. Jadi benar adanya, membaca dimulai di rumah!

Membaca di Rumah

Lingkungan rumah memberikan peran yang penting dalam perkembangan bagi para pembaca pemula ini. Dua studi besar (tahun 1966 dan tahun 1975) dilakukan pada pembaca pemula sekaligus juga pada pelajar yang tidak memiliki kesulitan dalam pendidikannya. Studi menunukkan bahwa ada empat indikator yang ada dalam lingkungan rumah yang hampir selalu ada pada pembaca pemula ini:

1.    Anak-anak harus diajak membaca dalam waktu yang reguler. Berikan kesempatan pada mereka untuk membaca sendiri. Bahan bacaan tidak hanya buku, tapi juga papan iklan, rambu lalu lintas, dan juga label.

2.    Penting juga memiliki literatur seperti komik, koran, dan majalah di rumah.

3.    Untuk mengembakan tidak hanya kemampuan membaca dan kemampuan mengamati, berikan anak anda kesempatan untuk menggambar dan melukis. Untuk tujuan ini, selalu siapkan peralatan menggambar/melukis di rumah.

4.    Orang dewasa di rumah yang selalu menjawab pertanyaan anak yang tiada habisnya, memuji usaha anak, sering mengajak ke perpustakaan, membeli buku, menulis cerita yang anak mereka diktekan dan memamerkan hasil karya yang menonjol yang dibuat oleh si anak.

Jika anda ingin anak anda baik dalam membaca, anda harus menciptakan rumah anda sebagai tempat membaca atau perpustakaan bagi anak terlebih dahulu. Ketika anda melakukan hal ini, maka anda bisa mengharapkan hasil yang baik di masa yang akan datang.

Bagaimana Kemampuan Mendengar Anak Mempengaruhi Kemampuan Membacanya?

Anak-anak dari beberapa institusi dikumpulkan dan diobservasi dalam kemampuan membacanya. Para ilmuwan menemukan bahwa pusat pendengaran/bahasa anak yang bisa membaca dengan baik  diterangkan dengan banyak aliran darah. Anak lain yang memiliki lebih sedikit aliran darah pada pusat pendengaran/bahasanya, memiliki kesulitan dalam membaca. Dalam kata lain, anak yang memiliki hubungan telinga-otak elbih kuat melikiki kemampuan yang baik dalam membaca.

Studi tambahan menunjukkan bahwa anak dengan beberapa jenis infeksi telinga, kesulitan berbicara, atau kelemahan pada kemampuan berbicara lainnya memiliki resiko dalam permasalahan membaca dan kelainan lainnya.

Kemampuan berbicara adalah kesadaran fonemis. Membaca dimulai dengan kesadaran ini – kemampuan untuk memperhatikan, merenungkan sesuatu hal, dan memanipulasi suara individual dalam bentuk kata-kata atau fonem. Fonem adalah unit terkecil dalam suara di dalam bahasa kita yang bisa memberikan perbedaan dalam arti dari sebuah kata. (RK)

Share artikel ini: