larutan 5%

keracunan salisilat dapat muncul pada penggunaan jangka panjang  atau pada area kulit yang luas atau pada usia muda sepert ibayi atau bayi baru lahir.

Indikasi : kondisi hyperkeratosis (pertumbuhan jaringan keratin kulit yang berlebihan)

Kontraindikasi : kulit yang terbuka, meradang atau pada anak dibawah dua tahun.

Perhatian : dapat menimbulkan gangguan saraf tepi, pada pasien diabetes rentan terhadap ulkus neuropati, hindari kontak dengan mata, mulut , area kelamin dan anus, dan selaput lendir, hindari penggunaan pada area yang luas.

Cara pemberian :

Anak diatas dua tahun : oleskan sekali sehari, awali dengan kadar yang rendah, dosis dapat ditingkatkan sampai efek terapi dicapai.

Gangguan ginjal dan hati : penyesuaian dosis tidak diperlukan.

Efek samping : iritasi local, dermatitis, keracunan salisilat pada penggunaan lama dan area yang luas.

Interaksi obat : tidak ditemukan interakasi obat yang signifikan namun hindari penggunaan bersamaan dengan obat topical lainnya .

Catatan : lindungi kuit yang mengelilinginya dan hindari penggunaan pada kulit terbuka. Penggunaan pada kutil, rendam kulit yang terkena dengan air hangat selama 5 menit, keringkan kulit dan oleskan larutan salisilat. Penggunaan untuk kutil biasanya dalam bentuk salep.

Share artikel ini: