Infeksi adalah masuknya mikroba (virus atau bakteri kedalam tubuh kita). Coba bayangkan apabila tubuh kita seperti sebuah daerah perkotaan dan bakteri adalah musuh yang menyerang kota. Pertama musuh akan tiba di kota itu, saat itu penduduk dan tentara belum mengetahuinya, kegiatan penduduk di kota berjalan seperti biasa. Kemudian musuh akan menyerang atau atau beberap tempat. Musuh dapat menghancurkan gedung-gedung dan merampas harta benda milik penduduk, saat itulah kota menjadi kacau, dan tentara akan turun untuk melawan musuh. Penduduk akan panik, semua kegiatan tidak bisa berjalan dengan semestinya. Mungkin sekolah akan ditutup sementara, dan tidak ada yang berjualan di pasar. Semua orang ketakutan, karena terjadi peperangan antara tentara kota dan musuh. Masuknya musuh dan mengacaukan kota, seperti bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh dan mengacaukan tubuh, ini lah yang disebut infeksi.

Saat tubuh kita terinfeksi, tubuh kita tidak berfungsi dengan semestinya. Masih ingat sekolah dan pasar yang ditutup saat ada peperangan? Demikian dengan tubuh kita, kita bisa merasa sakit tenggorokan, sakit perut, demam, hidung berair, batuk, sesak dll  saat tubuh kita terinfeksi.

Apa yang akan dilakukan dengan tentara-tentara kota itu? Membunuh musuh dan menyelamatkan kota.

Mereka akan menggunakan senjata yang dapat membunuh musuh. Apabila musuh berpakaian besi, tentara kota akan menyerang dengan peluru yang dapat menembus besi, apabila musuh menggunakan pesawat tempur, maka tentara akan mengejarnya dengan pesawat tempur juga. Jadi tentara akan menggunakan senjata yang sesuai dengan musuh itu. Bukankah sia-sia jika musuh yang menggunakan pesawat tempur dilawan dengan bom atom?  Bukankah bom atom akan membunuh para penduduk dan menghancurkan kota, sedangkan musuh tetap terbang dengan pesawat tempur.

Hal yang sama terjadi dengan tubuh kita saat terinfeksi, kita harus menggunakan sejata yang tepat untuk membunuh musuh yang berbeda. Bakteri dapat dibunuh dengan antibiotik, tetapi virus tidak dapat  dibunuh dengan antibiotik. Jika kita menggunakan antibiotik untuk membunuh virus, sama saja seperti tentara yang mengebom kota padahal musuh di terbang di udara  dengan pesawat tempur.

Jadi, hati-hati menggunakan senjata untuk membunuh musuh, kenali siapa musuh itu dan bagaimana cara membunuhnya. Hati-hati menggunakan obat untuk membunuh kuman, ingat bakteri bisa dibunuh dengan antibiotik, tetapi virus tidak. Jangan pernah minum antibiotik jika kamu sakit akibat virus.(win)

Share artikel ini: