Feses adalah bahasa medis untuk tinja, kotoran yang dikeluarkan tubuh melalui anus. Untuk mengetahui bagaimana feses terbentuk, mari mengingat kembali pelajaran saat sekolah dasar dulu mengenai perjalanan makanan.

Saat makan, mulut mengunyah dan menghancurkan makanan menjadi lebih kecil dan menjadi lumat. Setelah cukup halus, makanan ditelan melalui esophagus menuju lambung. Dalam lambung, makanan bertemu dengan asam lambung dan dihancurkan menjadi bentuk bubur yang siap dikirim ke usus kecil. Selama di usus kecil terjadi penyerapan nutrisi seperti vitamin, mineral, asam amino, asam lemak dan glukosa. Makanan yang tidak tercerna (seperti serat tumbuhan) dan tidak diserap akan dikirim ke usus besar. Dalam usus besar sisa makanan itu akan mengalami penyerapan air dan mengalami pembusukan oleh bakteri.

Feses mengandung 75% air dan 25% bentuk padat. Bentuk padat tersebut terdiri dari 30% bakteri, 30% serat makanan, 10-20% kolesterol dan lemak lain, 10-20% bahan anorganik seperti besi dan kalsium, 2-3% berupa protein. Selain itu, feses juga mengandung sedikit lendir, sel darah putih dan bilirubin. Bau feses berasal dari  indol, skatol, hydrogen sulfide dan merkaptan yang semuanya itu merupakan produk pembusukan sisa makanan oleh bakteri. (WIN)

Sumber:

Feces. Encyclopedia Britannica

Share artikel ini: